HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TANDA GEJALA POST TRAUMATIC STRESS DISORDER PADA MASYARAKAT KORBAN BENCANA
DOI:
https://doi.org/10.36465/jkbth.v25i2.1690Abstract
ABSTRAK
Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang rentan terhadap bencana, salah satunya gempa bumi. Dampak dari bencana gempa bumi salah satunya post traumatic stress disorder. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder pada masyarakat korban bencana gempa bumi. Metode penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh masyarakat Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur sebanyak 6.331 responden dengan sampel sebanyak 376 responden menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil uji validitas variabel dukungan sosial dan tanda gejala post traumatic stress disorder didapatkan seluruh item memiliki nilai p-value 0,000 dengan nilai r = 0,946 pada dukungan sosial dan r = 0,913 pada tanda gejala post traumatic stress disorder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Somer’s d. Hasil analisis univariat didapat sebagian besar responden memiliki dukungan sosial kategori mendukung sebanyak 298 orang (79,3%) dan menunjukkan tanda gejala post traumatic stress disorder yang rendah sebanyak 207 orang (55,1%). Terdapat hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder dengan p-value 0,000. Simpulan, terdapat hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder pada masyarakat korban bencana gempa bumi. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi masukan untuk mencegah post traumatic stress disorder dengan melakukan trauma healing dan tindakan psikoterapi.
Kata Kunci : Bencana, Dukungan Sosial, Gempa Bumi, Masyarakat, PTSD






