Edukasi Pencegahan dan Penanganan Pediculosis pada Santriwati di Pondok Pesantren Raudlatul Musthofa Tulungagung
DOI:
https://doi.org/10.36465/jupemas.v6i2.1761Keywords:
Pediculosis, Personal hygine, SantriwatiAbstract
References
Anggraeni, A., Anum, Q., & Masri, M. (2018). Anggraini, A. Anum, Q, &Masri, M. 2018. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Pedikulosis Kapitis Pada Anak Asuh Di Panti Asuhan Liga Dakwah Sumatera Barat. Jurnal Kesehatan Andalas. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(1).
Damayanti, F., Sitrina, M. A., & Sidiq, A. R. (2018). Pengabdian pada Masyarakat Kegiatan Perencanaan dan Pelaksanaan Gapura Universitas Tribhuwana Tunggadewi di RW 01, RW 06, RW 08 Kelurahan Tlogomas Malang. JAST : Jurnal Aplikasi Sains Dan Teknologi, 2(2), 61. https://doi.org/10.33366/jast.v2i2.1094.
Farindra, I., Rusdi, W. E., Putri, W. E., Saffanah, V. S. P., Nailuvar, R. Y., Putri, S. N. W., Ramadhany, R. R., & Krismawati, A. (2024). Pencegahan dan Penanganan Kasus Pedikulosis Kapitis di Lingkungan Pondok Pesantren. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 6(3), 190. https://doi.org/10.36722/jpm.v6i3.3147.
Handoko, R., Novianto, E., & dijuanda, adhi,D. (2016). Ilmu Penyakit Kulit Dan Kelamin Edisi Ketujuh. In S.(K) Dr.dr.Sri Linuwih S.W.M. (Ed), Huirsart en wetenschap (vol.45,Issue 9).FK UI.
Hapsari, R. R. (2021). Pediculosis Capitis in Female Students’ Life At Pondok Pesantren Ppai an-Nahdliyah Kabupaten Malang. Media Gizi Kesmas, 10(1), 24. https://doi.org/10.20473/mgk.v10i1.2021.24-31.
Hardiyanti, N. I., Kurniawan, B., & Mutiara, H. (2019). Hubungan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Pediculosis Capitis Pada Santriwati Di Pesantren Jabal An-Nur Al-Islami Kecamatan Teluk Betung Barat Bandar Lampung The Relationship Between Personal Hygiene With Incidence Of Pediculosis Capitis On Jabal An-Nur. Jurnal Agromedicine, 6(1), 38–45.
Hasanah, N., & Monica, A. V. (2023). Pengabdian Kepada Masyarakat: Pemilihan Pendekatan, Strategi, Model dan Metode Pembelajaran pada Penelitian Tindakan Kelas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM), 3(1), 45–53. https://doi.org/10.51805/jpmm.v3i1.122
Islami, A. C. dkk. (2020). Efektivitas Penyuluhan Menggunakan Media Audiovisual Terhadap Personal Hygiene Dan Angka Kejadian Pediculosis capitis Pada Santri Putri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Di Pondok Pesantren X Kecamatan Mempawah Timur. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK), 3(1), 29-43.
Maryanti, E., Wardany, Y., Namira, S. N., Putratama, M. H., & Mislindawati, M. (2025). Penatalaksanaan dan Pencegahan Penyakit Pedikulosis Kapitis pada Anak Panti Asuhan. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 682–687. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v10i3.8773.
Massie, M.A., Wahongan, G, J. P. and Pijoh, V. (2020). Prevalensi Infestasi Pedisulosis Humanus Capitis pada anak Sekolah Dasar di kecamatan Langowan Timur, Jurnal Biomedik: Jbm, 12(1),pp. 24-30,doi: 10.35790/jbm.12.1.2020.26934.
Mitriani, S., Rizona, F., & Ridwan, M. (2017). Hubungan pengetahuan dan sikap pediculosis capitis dengan perilaku pencegahan pediculosis capitis pada santri asrama pondok pesantren Darussalam Muara Bungo. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 4(2), 23–36.
Prayudi Saputra, R. (2025). Pelaksanan Pentingnya Proses Upaya Mediasi untuk Tindak Pidana Ringan di Desa Merangin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(3), 156–159. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i3.370.
Pringgayuda, F., Putri, G. A., & Yulianto, A. (2021). Personal Hygiene Yang Buruk Meningkatkan Kejadian Pediculosis Capitis Pada Santri Santriwati Di Pondok Pesantren. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(1), 54–59. https://doi.org/10.30651/jkm.v6i1.7235.
Rahmita, Arifin, S., & Hayatie, L. (2019). Hubungan Kepadatan Hunian dan Kelembaban Ruangan dengan Kejadian Pedikulosis Kapitis. Homeostasis, 2(1), 156-159.
Ramadhaniah, S. dkk. (2023). Gambaran Kutu Rambut Pediculus humanus capitis Pada Anak Sekolah Dasar 010 Di Kecamatan Palaran. BJSME: Borneo Journal of Science and Mathematics Education, 3(2), 93-104.
Sutanto, I. K., Susanto, D. H.., Kristen, U. & Wacana, K. (2022). Studi Pravelensi Pedikulosis Kapitis di Pondok Pesantren X Jakarta Barat Prevalence Study of Pediculosis capitis in Islamic Boarding Schol X West Jakarta. 29(2), 129-137.
Syatar, A. et al., (2022). Meningkatkan Kesadaran beribadah Masyarakat Lanca Melalui Program Kuliah Kerja Nyata Uin Alauddin Makassar. Penghulu Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 143–148.
Whoodruf, C.M. & Chang, A Y.(2019). More than skin deep: severe irondeficiency anemia and eosinophilia associated with pediculosis capitis and corporis infestation JAAD Case Repost, 5(5),doi: 10.1016/j.jder.2019.03.001.
Widniah, A,Z, (2019). Model Perilaku Pencegahan Pediculosis humanus capitis pada santrwati pondok pesantren [Tesis] Model Perilaku Pencegahan Pediculosis humanus capitis Pada Santriwati Pondok Pesantren 30(28). P.5053156.
Zainal, M. (2018). Implementasi Advokasi, Komunikasi, Mobilisasi Sosial dalam Program Pembangunan Bidang Kesehatan (Sebuah Tinjauan Teoritis). Jurnal Perspektif Komunikasi, 1(3), 1–10.







