TINJAUAN SISTEMATIK: PENGARUH KUALITAS HIDUP DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGI TERHADAP SUCCESSFUL AGING

SHELLA FEBRITA PUTERI UTOMO

Abstract


Struktur penduduk saat ini mengalami perubahan menjadi struktur aging populasi, dimana jumlah penduduk usia lanjut/ lansia mengalami peningkatan setiap tahun. Fenomena ini dibuktikan dengan peningkatan angka harapan hidup. Menjadi lansia merupakan suatu proses alami suatu kehidupan hal ini bukan merupakan penyakit melainkan proses dari penuaan, yaitu keadaan seorang individu mengalami penurunan fungsi fisik dan psikologisnya secara bertahap yang mempengaruhi kehidupan dan sosialnya. Menurut teori perkembangan Erikson lansia berada pada fase integrity versus despair, yaitu kemapuan lansia menilai kehidupannya baik yang sudah dialami maupun yang sedang dijalani. Sehingga dapat mempengaruhi lansia untuk menikmati hidup dimasa tua, secara fisik dan psikologis. Keberhasilan lansia menghadapai perubahan pada tahap perkembangan dapat merujuk pada keadaaan succsessful aging, sebaliknya kegagalan lansia mengahadapi perubahan menimbulkan masalah psikologis dan kondisi ussually aging. Tujuan penulisan tinjauan sistematik ini adalah meninjau pengaruh antara kualitas hidup pada lansia dan kesejahteraan psikologis lansia terhadap kondisi successful aging lansia di panti jompo. Metode tinjauan pustaka menggunakan pendekatan sistematik untuk pencarian artikel menggunakan database elektronik. Google scoolar, Pubmed, Oxford Gerontologist dan NCBI dengan kata kunci Successful Aging, kesejahteraan psikologis, kualitas hidup, lansia,  Panti Werdha.Hasil dari pencarian literatur didapatkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dan cukup mewakili maka dimasukan dalam proses review. Hasil penelitian menunjukan adanya keterkaitan antara kualitas hidup dan kesejahteraan psikologis pada kondisi successful aging. Sebagaian besar artikel menggunakan desain penelitian kualitatif, adapun beberapa yang menggunakan desain kuantitatif. Successful aging yaitu kondisi lansia bebas dari penyakit, memiliki fungsi fisik dan kognitif baik dan tetap aktif dalam kegiatan sosial. Penelitian lain mengatakan succesful aging merupakan kepuasan terhadap kehidupan, bagaimana lansia dapat menikmati hidup sehingga memiliki kualitas hidup baik. Dengan kualitas hidup baik lansia mampu menikmati kehidupannya sehingga tercapailah kondisi kesejahteraan psikologis. Dimana kesejahteraan psikologis merupakan tolak ukur kondisi successful aging. Hal inilah yang sebenarnya diharapkan oleh lansia agar dapat menikmati sisa kehidupan di akhir tahapan perkembangan dengan keadaan yang terbaik walaupun memiliki keterbatasan fisik dan psikologis

 

Kata kunci:  Kesejahteraan psikologis, kualitas hidup, lansia, panti werdha, successful aging

 


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Badan, Pusat Statistik. (2014). Statistik penduduk lanjut usia 2013. Availabel source: http://bps.go.id/webside/pdf_publikasi/watermark_ statistik penduduk lansia 2013.pdf, March 30, 2015

Baltes, B., & Baltes, M. (1990). Successful Aging: Perspectives from the Behavioral Sciences. New York: Cambridge University Press

Bowling, Ann. Liffe Steve. (2011). Psychological approach to successful ageing predicts future quality of life in older adults. doi.org/10.1186/1477-7525-9-13.

Caravaggio, Q. T. (1992). Trance and clay therapy. Unpublished master’s thesis, Lesley University, Cambridge, MA.

Reichstandt, Jennifer et al. 2010. Older adults’ perspektives on successfl aging : Qualitative interview. NCBI. doi : PMCID: PMC3593659 NIHMSID: NIHMS213379

Rohman, Anis ika nur. Purwaningsih. Bariyah Khodaridatul. (2012). Kualitas hidup lanjut usia. Jurnal Keperawatan, vol 3, no 2. doi: 10.22219/jk.v3i2.2589.g3234.

Ryff, C. D &Keyes, C.L M. (1995). The structure of psycological Well-Being. Journal of personality and sos. Psy. Doi : 69, 718-727

Stown, James D. Cooney. Teresa M. (2015). Examining Rowe and Kahn’s concept of taking a life course perspective, Oxford Journal the gerontologist vol, 55(1): 43-50. doi: 10.1093/ 10.1093/geront/qnu055.

Strawbridge, Willian J. Wallhagen. Margaret I. and Cohen, Richard D. (2002). Successful aging and well-being : self - rated compared with Rowe and Kahn. Oxford Journal the gerontologist, vol. 42, No.6, 727-733.

Jennifer Reichstadt. Sengupta, Geetika. Depp, colin A. A, Lawrence. Palinkas. D.Dilip, V Jeste. (2010). Older adult’s perspectives on successful aging : qualitative interview. American Assosiation for geriatric psychiatritry, vol 18, issue 7. Pages 567-575

Desiningrum, Dinie. (2016). Goal orientation dan subjective well being pada lansia. Jurnal psikologi Universitas Dipenogoro, Issn : 2302-1098, Vol. 14, hal : 43-55. Doi: 10.14710/JPU.15.1.43-55

World Health Organization. 2015. definition of an older or elder personn. Availabel, http://www.who.int/hea;thinfo/survey/agengdefnolder/en/

Young, Y., Fan, M. Y., Skinner, E. A., & Wu, A. (2002). Successful Aging and Quality of Life. Quality of Life Research, 645-645.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.