SOSIALISASI DAN WORKSHOP PEMBUATAN SNACK BAR DAUN KELOR SEBAGAI INOVASI GIZI LOKAL MASYARAKAT DUSUN CIAKAR

Authors

  • Hilma Tri Annisa Program Studi S1 Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada
  • Saeful Amin Program Studi S1 Bisnis Digital, Universitas Bakti Tunas Husada
  • Hana Diana Maria
  • Adinda Dwi Cahyani Program Studi Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Indonesia
  • Mochamad Rizal Faturrakhman Program Studi Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Indonesia
  • Fauziah Putri Program Studi Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Indonesia
  • Dika Nur Anggraita Program Studi Farmasi, Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Indonesia

Abstract

Masalah kekurangan gizi kronis masih menjadi tantangan di Dusun Ciakar, Kabupaten Tasikmalaya. Rendahnya literasi gizi serta kurangnya pemanfaatan pangan lokal bergizi, seperti daun kelor, menjadi penyebab utama. Masyarakat belum memahami manfaat daun kelor sebagai solusi pangan bergizi, sehingga konsumsi harian kurang bervariasi. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan kegiatan pengabdian melalui sosialisasi dan workshop pembuatan snack bar berbahan dasar daun kelor. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, termasuk ibu rumah tangga, pria, dan kader kesehatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dengan rata-rata skor naik dari 36,23 menjadi 79,17. Pemahaman mengenai gizi daun kelor meningkat dari 40% menjadi 93,3%, dan kesadaran tentang izin edar serta kemasan naik menjadi 96,7%. Uji statistik menunjukkan perbedaan bermakna (p < 0,001). Produk yang dihasilkan juga diterima dengan baik dari aspek warna, tekstur, dan kemasan, meskipun aroma perlu ditingkatkan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya pangan lokal dan mendorong inovasi sederhana dalam menciptakan makanan sehat, serta mendukung ketahanan pangan dan pencegahan stunting di tingkat komunitas.


Kata Kunci: daun kelor, edukasi masyarakat, gizi lokal, pencegahan stunting, snack bar sehat

References

Apriantini, R. G. Putra, & T. Suryati. (2022). Review: Aplikasi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) pada Berbagai Produk Olahan Daging. Jurnal Ilmu Produksi Dan Teknologi Hasil Peternakan, 10(3), 132–143. https://doi.org/10.29244/jipthp.10.3.132-143

Arikunto S. 2013. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Dewi, A. A. K., & Roni, A. (2023). Pengaruh Metode Pengeringan Simplisia Terhadap Kadar Flavonoid Total dalam Ekstrak Jahe Merah(Zingiber officinale var rubrum). ’Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(4), 208–219.

Hadi, S. P. I., Hakim, R. I., & Pabidang, S. (2025). Pencegahan Stunting melalui Edukasi Kebutuhan Dasar Anak di Desa Sewukan, Kec.Dukun Kab. Magelang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(4), 2040–2050. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i4.18722

Hanif, F., & Berawi, K. N. (2022). Moringa Leaves (Moringa oleifera) as Healthy Food Complementary Nutrition for the First 1000 Days of Life. Jurnal Kesehatan, 13(2), 398–407. http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK

Lina, N., Novianti, S., Gustaman, R. A., & Rohmania, D. (2024). The Relationship between Food Diversity and Development of Stunted Toddlers in Cisayong District, Tasikmalaya Regency, Indonesia. Amerta Nutrition, 8(4), 593–601. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i4.2024.593-601

Naziella, N., Taurina, W., & Andrie, M. (2022). Characterization of the manufacturing process simplicia Syzygium aromaticum as raw material for wound healing drug preparations. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 4(1), 354–362. https://doi.org/10.37311/jsscr.v4i2.14184

Ningsih, I. Y. (2022). Saintifikasi Jamu Penanganan Pasca Panen. Petrus, 53(4), 130.

Nisa, L. S. (2018). Kebijakan Penanggulangan Stunting di Indonesia Stunting Prevention Policies in Inonesia. Jurnal Kebijakan Bangunan, 13(2), 173–179. https://doi.org/10.59581/jap-widyakarya.v1i2.482

Puspitasari, A., Mulyani, E., Norma, R., Aditia, R., Afifah, R. N., Marifah, S., Mubarok, S. S., Yosika, W., Restiani, Y., Profesi, P., Keguruan, F., Pendidikan, I., Siliwangi, U., Penulis, I., & Sri, : (2024). Pemanfaatan daun kelor sebagai olahan makanan “Moringa Cookies Bar (Mocoobar)” untuk mencegah stunting. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(3), 2588–2599.

Rani Vindianti, Nurdiana Nurdiana, & Hardianti Hardianti. (2024). Daya Terima, Kandungan Gizi dan Daya Antioksidan Formula Snack Bar Substitusi Tepung Ubi Jalar Ungu dan Tepung Biji Kelor Sebagai Jajanan Sehat Bagi Anak Sekolah. Jurnal Siti Rufaidah, 2(3), 150–159. https://doi.org/10.57214/jasira.v2i3.103

Rezky, M., Mayetti, & Deswita. (2024). Comparison of Video and Booklet Media to Improve Parents’ Knowledge About Childhood Tuberculosis. International Journal For Multidisciplinary Research, 6(5), 1–9. https://doi.org/10.36948/ijfmr.2024.v06i05.29401

Suhendy, H., Zain, D. N., Tuslinah, L., Wulandari, W. T., Zustika, D. S., Permatasari, A., Sari, F., Fadhlurrohman, D., Bakti, U., Husada, T., Tasikmalaya, K., & Barat, J. (2023). Sosialiasi Simplisia Kering Tanaman Peningkat Sistem Imun dalam Rangka Perawatan Mandiri Covid-19 menggunakan Video. 1, 14–19.

Supriyanto, S., Noor Azizaah, E., & Indarto, C. (2022). Profil Tekstur Snack Bar Tepung Jagung yang Diperkaya Antioksidan dari Tepung Kelor (Moringa oleifera L.). JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi Dan Industri Pangan UNISRI), 7(2), 100–108. https://doi.org/10.33061/jitipari.v7i2.7511

10

Triwijayanti, R., & Juniara, T. (2022). Efektifitas Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Terhadap Kegawatdaruratan Demam Berdarah Dengue Di Kecamatan Lawang Kidul. Khidmah, 4(2), 507–516.

Downloads

Published

2025-12-31