EDUKASI DAN INOVASI SUPLEMEN HERBAL KELOR-PISANG BAGI PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT DUSUN PIRUSA
Abstract
Stunting dan anemia masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Dusun Pirusa, Desa Sukaratu, di mana pemanfaatan pangan lokal seperti kelor dan pisang belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan inovasi suplemen herbal kombinasi daun kelor (Moringa oleifera) dan pisang (Musa spp.) serta mengedukasi masyarakat terkait manfaatnya untuk pencegahan masalah gizi. Metode pelaksanaan melibatkan mitra sasaran yang dipilih secara purposive, meliputi tahapan formulasi produk, sosialisasi, demonstrasi pembuatan, dan evaluasi penerimaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa formulasi serbuk daun kelor dan pisang dengan rasio seimbang mampu menghasilkan produk pangan fungsional tinggi protein (14,1 g/100g), serat (10,9g/100g), dan zat besi. Penambahan pisang efektif menyamarkan aroma langu kelor sehingga meningkatkan
akseptabilitas produk secara organoleptik. Evaluasi lapangan mencatat peningkatan pengetahuan dan minat peserta untuk memproduksi mandiri karena ketersediaan bahan baku yang melimpah. Disimpulkan bahwa inovasi ini merupakan strategi intervensi gizi berbasis pangan lokal yang terjangkau dan bernilai ekonomi untuk mendukung pencegahan stunting dan anemia, sekaligus berpotensi memberdayakan ekonomi masyarakat.
References
Abd El-Ghany, S. A., & Sayed, S. (2021). Nutritional and medicinal value of Moringa oleifera leaves: Review. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 10(2), 239–244.
Al Rahmad, A. H., Sofyan, H., Usman, S., Mudatsir, M., & Binti Firdaus, S. . (2023). PEMANFAATAN LEAFLET DAN POSTER SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI SEIMBANG TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI DI ACEH BESAR. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 33(1), 23–32. https://doi.org/10.34011/jmp2k.v33i1.1863
Al-Snafi, A. E. (2021). The pharmacological importance of Moringa oleifera—A review. Systematic Reviews in Pharmacy, 12(1), 52–59.
Andayani, S. (2020). Pemberdayaan UMKM melalui inovasi produk pangan lokal untuk ketahanan ekonomi masyarakat. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan, 7(2), 98–107.
Buwono, S., Aminuyati, Wiyono, H., Karolina, V., Barella, Y., Hafizi, M. Z., Fitirana, D., & Budiharto, S. (2025). J . A . I : Jurnal Abdimas Indonesia. Abdimas Indonesia, 1(2), 26–32.
Hasanica, N., Ramic-Catak, A., Mujezinovic, A., Begagic, S., Galijasevic, K., & Oruc, M. (2020). The Effectiveness of Leaflets and Posters as a Health Education Method. Materia socio-medica, 32(2), 135–139. https://doi.org/10.5455/msm.2020.32.135-139
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Laporan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Jakarta: Kemenkes RI.
Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (2024). SURVEI STATUS GIZI INDONESIA 2024 i TIM PENYUSUN SSGI 2024 DALAM ANGKA.
Kurniawan, D. R. (2019). Sinergi bahan pangan lokal dalam peningkatan nilai gizi dan fungsionalitas produk olahan. . Jurnal Gizi dan Pangan Indonesia, 14(1), 45–53.
Lestari, Z., & Indra, A. P. (2022). Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Desa Cinta Rakyat Percut Sei Tuan. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI, 9, 39–47.
Manggul, M. S., Hidayanty, H., Arifuddin, S., Ahmad, M., Hadju, V., & Usman, A. N. (2021). Biscuits containing Moringa oleifera leaves flour improve conditions of anemia in pregnant women. Gaceta sanitaria, 35 Suppl 2, S191–S195.
Mardiah, N. Y. (2022). Preferensi masyarakat terhadap produk pangan berbasis bahan lokal dan alami. Jurnal Pangan Fungsional Indonesia, 8(1), 32–41.
Mulyaningsih, T. R., Sulastri, E., & Hidayat, M. (2021). Development of banana resistant starch-based prebiotics combined with moringa leaf powder. Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics, 9(3), 112–120.
Perwitasari, T., Nurita, S. R., & Armina, A. (2023). Edukasi pada Ibu Balita tentang Pemanfaatan Daun Kelor untuk Pencegahan Stunting di Desa Talang Bukit Muaro Jambi. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 5(2), 230. https://doi.org/10.36565/jak.v5i2.458
Prabowo, Y., Utami, D., & Setiawan, R. (2021). Regulasi dan tantangan pengembangan pangan fungsional di Indonesia. Jurnal Gizi Indonesia, 9(1), 45–54.
Putri, S., & Andayani, S. (2020). Pemberdayaan UMKM berbasis produk pangan lokal untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Jurnal Inovasi Ekonomi, 5(2), 89–97.
Putry, C., Paramita, V., & Hartati, I. (2022). Implementation of Ambon Banana Peel (Musa Paradisiaca) as Foaming Agent of Banana Fruitghurt using Foam Mat Drying Method. Journal of Vocational Studies on Applied Research, 4(2), 40-46. https://doi.org/10.14710/jvsar.v4i2.15821
Rosidi, R. A. (2020). Peningkatan nilai sensori produk berbasis daun kelor melalui penambahan bahan alami beraroma manis. Jurnal Teknologi Pangan, , 11(2), 88–95.
Sen, S., Dey, S., & Chakraborty, R. (2020). Nutritional profile of banana: A review. Food Reviews International, 36(8), 755–778.
Widodo, A., Susilowati, T., & Prasetyo, H. (2021). Nutritional characteristics of banana at different ripening stages. Journal of Food Science and Technology, 58(6), 2235–2242.
Widyastuti, N., Rahmawati, S., & Yuliana, R. (2022). Pangan lokal sebagai strategi pencegahan stunting pada anak. Jurnal Gizi Indonesia, 11(1), 32–40.
Widyaningsih, T. D., Kusumaningrum, I., & Yuliana, N. (2021). Pangan fungsional berbasis bahan lokal: peluang dan tantangan. Agritech, 41(3), 239–249.
World Health Organization. (2023). Global anaemia estimates, 2023 edition. Geneva: WHO.
Yuniati, E., Husain, F., Arsi, A. A., & Wicaksono, H. (2021). Perception of the consumer community on traditional herbal drink of Ngadirgo Semarang. In Proceedings of the 6th International Conference on Education & Social Sciences (ICESS 2021) (pp. 76–79). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210918.015