SOSIALISASI DAN WORKSHOP PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI INOVASI GIZI MASYARAKAT DIDUSUN SINDANGSARI
Abstract
Stunting merupakan manifestasi defisiensi nutrisi kronis yang menyebabkan hambatan pertumbuhan linear dan defisit kognitif ireversibel pada anak. Dusun Sindangsari, sebagai wilayah rural, menghadapi tantangan kerawanan gizi akibat terbatasnya aksesibilitas terhadap pangan hewani dan nabati berkualitas. Daun kelor (Moringa oleifera), yang dikenal memiliki densitas mikronutrien tinggi, menawarkan potensi strategis sebagai bahan fortifikasi pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui transfer teknologi pengolahan pangan fungsional berbasis kelor (nugget). Intervensi dilakukan terhadap 30 responden yang terdiri dari Wanita Usia Subur (WUS), ibu balita, dan kader posyandu. Metode pelaksanaan menerapkan desain pre-experimental one group pretest-posttest yang mencakup penyuluhan gizi dan workshop kuliner sehat. Analisis efektivitas dilakukan menggunakan uji statistik Paired Sample t-Test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya transformasi kognitif yang signifikan, ditandai dengan lonjakan nilai rata-rata pengetahuan dari 46,50 (pre-test) menjadi 91,50 (post-test) dengan nilai signifikansi p < 0,0001. Temuan ini mengonfirmasi bahwa edukasi partisipatif dan diversifikasi produk olahan kelor merupakan strategi intervensi yang efektif dalam meningkatkan literasi gizi serta mendukung percepatan penurunan angka stunting di tingkat komunitas.
Kata kunci: daun kelor; gizi masyarakat; pengerdilan; pangan fungsional; edukasi gizi
References
Aini Sujadalillah, F., & BR Karo, M. (2024). the Effectiveness of Consuming Moringa Leaf Pudding To Prevent Stunting Among Children At Paud Adelweis in West Cikarang, Bekasi District in 2023. Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 13(01), 10–15. https://doi.org/10.30591/siklus.v13i01.5513
Estrada-Peña, A., & Fuente, J. de la. (2023). Evolution of Tick Vaccinology Highlights Changes in Paradigms in This Research Area. Vaccines, 11(2), 1–12. https://doi.org/10.3390/vaccines11020253
Fatmawati, N., Zulfiana, Y., & Julianti, I. (2023). Pengaruh Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Pencegahan Stunting. Journal of Fundus, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.57267/fundus.v3i1.251
Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Kumar, D. S. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness, 5(2), 49–56.
Islam, Z., Islam, S. M. R., Hossen, F., Mahtab-Ul-Islam, K., Hasan, M. R., & Karim, R. (2021). Moringa oleifera is a Prominent Source of Nutrients with Potential Health Benefits. International Journal of Food Science, 2021(July 2015). https://doi.org/10.1155/2021/6627265
Ismail, A. I., Yuniati, D., & Aryanti, N. (2023). Formulasi Nugget Berbahan Dasar Ikan Terbang (Parexocoetus brachypterus), Tepung Jewawut (Setaria italica (L.) Beauv.) dan Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Menu PMT Pencegah Stunting. Jurnal Galung Tropika, 12(3), 295–305. https://doi.org/10.31850/jgt.v12i3.1152
Khairunnisa, A., Sutomo, S., Kartinah, N., Viogenta, P., & Azhari. (2023). Pemberian Makanan Tambahan Melalui Olahan Jamu Dan Nugget Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting. SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(4), 10–17. https://doi.org/10.56910/safari.v3i4.850
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2021–2024.
Peñalver, R., Martínez‐zamora, L., Lorenzo, J. M., Ros, G., & Nieto, G. (2022). Nutritional and Antioxidant Properties of Moringa oleifera Leaves in Functional Foods. Foods, 11(8), 1–13. https://doi.org/10.3390/foods11081107
Sefrina, L. R., & Elvandari, M. (2020). Pelatihan Penilaian Status Gizi Pada Guru Dalam Rangka Deteksi Siswa Stunting Di Sekolah Dasar. Dharmakarya, 9(1), 4. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v9i1.24854
Sefrina, L. R., Kurniasari, R., Elvandari, M., Utami, A. R., & Abioga, A. M. (2023). Upaya penanganan stunting melalui pendidikan gizi kepada kader posyandu di pesisir pantai Karawang. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi IPTEKS untuk Masyarakat, 12(1), 84–88.
Thurber, M. D., & Fahey, J. W. (2009). Adoption of Moringa oleifera to combat under-nutrition viewed through the lens of the “Diffusion of Innovations” theory. Ecology of Food and Nutrition, 48(3), 212–225.
Trigo, C., Castelló, M. L., & Ortolá, M. D. (2023). Potentiality of Moringa oleifera as a Nutritive Ingredient in Different Food Matrices. Plant Foods for Human Nutrition, 78(1), 25–37. https://doi.org/10.1007/s11130-022-01023-9
UNICEF. (2021). Improving Young Children’s Diets During the Complementary Feeding Period.
Victora, C. G., et al. (2021). Revisiting maternal and child undernutrition in low-income and middle-income countries. The Lancet, 397(10282), 1075–1088.