INOVASI PRODUK HERBAL LOKAL TEH CELUP DAN PUDDING SIKUNJA BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)
Abstract
Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah, termasuk berbagai tanaman obat yang berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Dusun Sinagar, Kabupaten Tasikmalaya, memiliki Kelompok Wanita Tani (KWT) yang membudidayakan tanaman jahe (Zingiber officinale) dan kunyit (Curcuma longa), namun pemanfaatannya masih terbatas untuk konsumsi rumah tangga. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengolah tanaman obat menjadi produk pangan fungsional berupa teh celup dan puding “SIKUNJA”, serta meningkatkan nilai ekonomi hasil TOGA. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui wawancara, observasi, lokakarya, dan demonstrasi pembuatan produk. Proses pembuatan teh meliputi sortasi, pencucian, perajangan, pengeringan, penghalusan, dan pengemasan, sedangkan puding dikembangkan sebagai diversifikasi olahan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang manfaat TOGA sebesar 95%, peningkatan keterampilan pengolahan 85%, dan minat berwirausaha 90%. Uji organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan rata-rata terhadap produk mencapai 85–90%, dengan penilaian terbaik pada aroma dan rasa. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas KWT dalam pengolahan herbal, memperkuat ketahanan pangan keluarga, dan membuka peluang usaha berbasis potensi lokal. Inovasi produk teh celup dan puding “SIKUNJA” menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat yang memadukan kearifan lokal dengan inovasi pangan fungsional berkelanjutan.
References
Al Fatina, A., Rochma, N. A., Salsabilah, N., Sari, C. S., Rahma, A., Fauziyah, N., Sukaris, S., & Rahim, A. R. (2021). Pemberdayaan Para Pemuda Dalam Pemanfataan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Temulawak (Curcuma Xanthorhiza) Menjadi Olahan Ice Cream Di Desa Sambogunung. DedikasiMU (Journal of Community Service), 3(2), 801–810.
Azwar, Y., Yanti, N., Hendra, D., Santi, E., & Maisi, I. (2022). Penanaman Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) Indonesia keanekaragaman hayati yang sangat tinggi sehingga kaya akan berbagai tanaman obat yang sangat potensial untuk dikembangkan secara Fenomena masyarakat pada umumnya penggunaan obat generik lebih ampuh untuk. Jurnal ABDIMAS-HIP, 3(1), 11–16.
Fa’iq Hanif Mubarok, & Nurkhasanah. (2022). Minuman Fungsional Milkshake Daun Ubi Jalar Ungu, Kedelai, dan Angkak sebagai Diet Dislipidemia Milkshake of Purple Sweet Potato Leaf, Soybean, and Angkak as Dyslipidemic Dietary Functional Drink. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 19(02), 282–293.
Kuna, Moh. Rasyid, wullur, anastasya, Mamonto, Mutiara, Lakana, & Moh. Fahril. (2025). Mewujudkan Masyarakat Sehat dengan Penanaman Obat Keluarga (TOGA). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 584–590. https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/5149
Madhani, A., Asih, D., Anjelina, S., & Herpepen, A. (2025). Pemberdayaan masyarakat desa sumur dewa dalam pembuatan jamu pegal linu sebagai minuman peningkat imunitas berbasis potensi lokal. SEMAR (Jurnal Sosial Dan Pengabdian Masyarakat), 3(2), 41–51.
Ningsih, A. W., Nisak, A., & Faniliyarani. (2020). Pengolahan Minuman Teh Herbal Peningkat Imunitas dengan Komposisi Jahe-Kunyit-Temulawak Di Desa Jembul Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Prosiding Seminar Nasional Abdimas Ma Chung, 288–295. https://ocs.machung.ac.id/index.php/senam/article/view/32
Ria Dini, A. Y., Ela Rohaeni, Nadia Putri Mahendra, & Diana Nopita. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penanaman Toga Sebagai Upaya Sehat Dengan Herbal Asli Indonesia. Health Care : Journal of Community Service, 2(1), 45–49. https://doi.org/10.62354/healthcare.v1i2.11
Rohmah, M. N. (2024). Pemanfaatan dan kandungan kunyit (Curcuma domestica) Sebagai Obat Dalam Perspektif Islam. Es-Syajar: Journal of Islamic Integration Science and Technology, 2(1), 178–186.
Setiawan, A., Ridho, K., Tomo, S., Ridho, H., & Leviliano, T. F. (2024). Optimizing Toga Conservation Potential through Herbal Houses to Maintain Local Ecosystem Conservation and Increase Community Inventiveness in Sengon Village , Trenggalek Regency Optimalisasi Potensi Pelestarian Toga Melalui Rumah Herbal untuk Mempertahank. ARSY: Aplikasi Riset Kepada Masyarakat, 5(2), 238–251.
Suhendy, H., Zain, D. N., Tuslinah, L., Wulandari, W. T., Zustika, D. S., Permatasari, A., Sari, F., Fadhlurrohman, D., Bakti, U., Husada, T., Tasikmalaya, K., & Barat, J. (2023). Sosialisasi Simplisia Kering Tanaman Peningkat Sistem Imun Dalam Rangka Perawatan Mandiri Covid - 19 Menggunakan Video Workshop Terhadap Kader Di Kota Tasikmalaya. Prosiding Webinar Nasional Integrasi Hasil Riset Untuk Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) Dalam Peningkatan Kesejahteraan, 1, 14–19.
Sukriadi, E. H., & Maolani, A. (2023). Pudding Herbal Jahe dan Kunyit untuk Menambah Khasiat dan Cita Rasa. Jurnal Manajemen Kuliner, 2(2), 83–89. https://doi.org/10.59193/jmn.v2i2.192
Sulistyowati, Syawaliah, Andriani, R., Nur Safira, M., Ulfa Rosnita, D., Qodrati, R., Asfiah, N., Al Widya, M., Khusna, N., Fiqhan, A., & Prayoga, Y. (2023). Revitalisasi Tanaman Obat Keluarga
(TOGA) sebagai Bahan Utama Pembuatan Bubuk Jahe Instan di Kelurahan Marang. Madaniya, 4(4), 1606–1612. https://madaniya.biz.id/journals/contents/article/view/593