EDUKASI BAHAYA SEKS BEBAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI REMAJA DI SMP N 3 MERAUKE
Abstract
Pernikahan dini masih menjadi masalah sosial yang signifikan di Kabupaten Merauke, terutama di kalangan remaja usia sekolah. Salah satu penyebab utama adalah kurangnya pengetahuan mengenai bahaya seks bebas yang dapat memicu kehamilan tidak diinginkan dan pernikahan usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMP N 3 Merauke tentang bahaya seks bebas sebagai upaya pencegahan pernikahan dini. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan desain pretest-posttest pada 60 siswa. Intervensi dilakukan pada tanggal 10 Februari 2025 melalui penyuluhan edukatif dan diskusi interaktif terkait dampak negatif seks bebas terhadap kesehatan dan sosial remaja. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan siswa setelah diberikan intervensi penyuluhan, dengan nilai rata-rata sebelum intervensi sebesar 46,5 dan meningkat menjadi 79,2 setelah intervensi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penyuluhan edukatif efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja tentang risiko seks bebas sehingga dapat menjadi langkah preventif yang penting dalam mengurangi kasus pernikahan dini di kalangan pelajar. Disarankan agar sekolah terus mengintegrasikan pendidikan kesehatan reproduksi dalam kurikulum dan bekerjasama dengan pihak terkait untuk memperkuat upaya pencegahan pernikahan dini.
References
Amri. (2024). Tradisi Peminangan dan dan Perkawinan Muslim Suku Marind di Kabupaten Merauke. Thesis UIN Malang.
Aprianti, N. F., Faizaturrahmi, E., & Fatmasari, B. D. (2023). Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Tentang Pencegahan Pernikahan Dini Di Dusun Lembar Desa Lembar Selatan Lombok Barat. Indonesian Journal of Community Dedication, 5, 1–6.
Ayu, I. M., Situngkir, D., Nitami, M., & Nadiyah. (2020). Program Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Di SMK “X” Tangerang Raya. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 3(April), 87–95.
Fatimah, H., Syahadatina N, M., Rahman, F., Ardani, M., Yulidasari, F., Laily, N., Octaviana Putri, A., Zaliha, Karimah, S., Nu’man Akmal, M., & Riana. (2021). Pernikahan dini & Upaya Pencegahannya.
Fitri, A. P. A. F., & Amelasasih, P. A. (2024). Efektivitas Peer Education dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Mengenai Perilaku Seks Bebas di MTs Masyhudiyah Giri. CAUSALITA : Journal of Psychology, 2(2), 204–209. https://doi.org/10.62260/causalita.v2i2.314
Hariati Biahimo, Andi Akifa, & Ani Retni. (2023). Analisis Masalah Pernikahan Dini Pada Remaja Di Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(1), 62–71. https://doi.org/10.55606/detector.v1i1.1080
167
Hendri, E. S., Maghfirah, S., & Purwaningroom, L. (2018). Efektivitas Penyuluhan Seks Bebas Menggunakan Video dan Gambar terhadap Pengetahuan Seks Bebas Pada Remaja. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Ismiulya, F., Diana, R. R., Na’imah, N., Nurhayati, S., Sari, N., & Nurma, N. (2022). Analisis Pengenalan Edukasi Seks pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4276–4286. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2582
Majianto, M., Faisal, F., & Yamin, A. (2025). Praktik Nikah Siri Di Kabupaten Merauke : Sebuah Analisis Faktor Dan Dampaknya Bagi Masyarakat. El-Qisth Jurnal Hukum Keluarga Islam, 8(01), 1–11. https://doi.org/10.47759/jh9d1t46
Meylawati, L. E., & Anggraeni, F. (2024). Analisis Pengetahuan Remaja Terhadap Perilaku Seksual Pranikah. Jurnal Wacana Kesehatan, 9(2), 82. https://doi.org/10.52822/jwk.v9i2.668
Puspasari, H. W., & Pawitaningtyas, I. (2020). Masalah Kesehatan Ibu Dan Anak Pada Pernikahan Usia Dini Di Beberapa Etnis Indonesia; Dampak Dan Pencegahannya. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(4), 275–283. https://doi.org/10.22435/hsr.v23i4.3672
Rishel, R. A. (2025). Penyuluhan Tentang Perilaku Seks Bebas Pada Remaja di SMAN 1 V Koto Timur sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Menular Seksual. JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BANGSA, 2(12), 5764–5769.
Rosalina, K. R. (2019). Pengaruh pendidikan seks bebas terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas di lingkungan banjar tanjung sanur. Skripsi. https://repository.itekes-bali.ac.id/medias/journal/KETUT_RUSMA_ROSALINA.pdf.
Salri Theresia, M., Sepia Ningsi, Z., & Yuliati, R. (2024). Pengaruh Sex Education Terhadap Tingkat Pernikahan Dini. Jupensal, 1(2), 318–322.
Sofiani, T. (2022). The Strategic Policy of Child Marriage Prevention on Gender-Integrated (Strengthening Best Practice Areas Toward Child Marriage-Free Zones). MUWAZAH –Jurnal Kajian Gender, 254, 229–254. https://doi.org/10.28918/muwazah.v14i2.
SUSENAS. (2020). Provinsi dengan Tingkat Pernikahan Anak Usia Dini Terbanyak. In Goodstats.Id. https://data.goodstats.id/statistic/provinsi-dengan-tingkat-pernikahan-anak-usia-dini-terbanyak-B6D6m
UNFPA-UNICEF Global Programme to End Child Marriage. (2021). Joint Assessment of Adaptations to the UNFPA-UNICEF Global Programme to End Child Marriage in light of COVID-19. 1–86.
WHO. (2022). Adolescent Pregnancy: Risks and Prevention. In Geneva. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-pregnancy