PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAN PEMBUATAN TEH HERBAL PENURUN TEKANAN DARAH

Authors

  • Nita Selifiana Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung.
  • M. Ramadhan Saputro Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung.
  • Reza Pratama Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung.
  • Aulia Nurfazri Istiqomah Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung.
  • Ivan Andriansyah Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung.
  • Kania Fajarwati Fakultas Farmasi, Universitas Bhakti Kencana, Kota Bandung.

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas akibat komplikasi kardiovaskular. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan pemanfaatan tanaman obat menjadi faktor yang memperburuk kondisi ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengelolaan hipertensi serta keterampilan dalam memanfaatkan bahan alam sebagai produk herbal antihipertensi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Nanjung, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang yang terdiri dari kader PKK, karang taruna, perangkat desa, dan masyarakat umum. Metode kegiatan meliputi dua tahap, yaitu edukasi mengenai penyakit hipertensi dengan pendekatan partisipatif menggunakan media audiovisual, serta pelatihan pembuatan teh herbal berbahan dasar jahe (Zingiber officinale) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii). Evaluasi efektivitas edukasi dilakukan menggunakan pretest dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 38,44 dan post-test sebesar 73,44. Peserta juga mampu mempraktikkan pembuatan teh herbal antihipertensi dengan baik dan memahami manfaat kesehatan dari bahan alam yang digunakan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan hipertensi melalui pemanfaatan tanaman obat lokal.

References

Fitriani, N., & Sari, R. (2020). Efektivitas penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap

masyarakat tentang hipertensi di Desa Sukamaju. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 2(1),

45–52.

Handayani, E., Astuti, R., & Widodo, A. (2022). Pemanfaatan tanaman obat keluarga dalam

pengendalian hipertensi di masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(1), 35–42.

https://doi.org/10.15294/jkm.v18i1.32145

Herlina, N., & Sari, D. P. (2020). Evaluasi Efektivitas Edukasi Gizi Menggunakan Metode Pretest dan

Posttest di Desa Sukamaju. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 2(1), 45–52.

Hidayat, A., & Astiah, R. (2021). Prevalensi hipertensi dan faktor risikonya di Kalimantan Selatan.

Zona Kedokteran, 14(2), 137–146

Hidayati, N., & Budiman, A. (2018). Pemanfaatan simplisia herbal sebagai bahan minuman kesehatan

tradisional. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 2(1), 45–50.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)

2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

http://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/hasil-riskesdas-2018.pdf

Li, X., Zhang, Y., & Chen, L. (2025). Antihypertensive effects of ginger and cinnamon extracts in

experimental models. Phytomedicine Research, 9(1), 25–32.

Maksuk, M., Kumalasari, I., & Amin, M. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam deteksi dini

hipertensi pada kelompok tani dan masyarakat di kawasan pertanian. GEMAKES: Jurnal

Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 36–41.

Nugroho, A. E., Hapsari, Y., & Putri, Y. P. (2019). Tanaman obat Indonesia sebagai kandidat

antihipertensi: potensi dan tantangan pengembangan. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 17(2),

189–199. https://doi.org/10.35814/jifi.v17i2.874

Pratama, R., Saputro, M. R., Sulaeman, A., Idar, Idar., Yulianti, A. (2024). Peningkatkan Kesadaraan

Masyarakat Terhadap Pengelolaan Obat Secara Mandiri di Desa Cibiru Wetan. (EMaSS): Jurnal

Pengabdian kepada Masyarakat. 6(2), 36 – 40.

Rahmawati, R., & Widowati, W. (2020). Potensi tanaman herbal Indonesia dalam pengobatan

hipertensi: farmakologis dan klinis. Pharmaciana, 10(1), 101–111.

https://doi.org/10.12928/pharmaciana.v10i1.14867

Sari, N., & Putri, W. (2023). Pelatihan pembuatan teh herbal sebagai upaya peningkatan keterampilan

dan ekonomi masyarakat. Jurnal Pengabdian Sehat Lestari, 2(2), 70–78.

Sofiana, L., Cahyani, A. W., Salsabila, A. M., Bura, E. T. E., Setiya, S. M. T., & Qulubil, M. R. (2024).

Edukasi pencegahan hipertensi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat. Jurnal

Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(5), 817–822.

Whelton, P. K., Carey, R. M., Aronow, W. S., Casey, D. E., Collins, K. J., Dennison Himmelfarb, C.,&

Wright, J. T. (2018). 2017 ACC/AHA Guideline for the Prevention, Detection, Evaluation, and

Management of High Blood Pressure in Adults. Hypertension, 71(6), e13–e115.

https://doi.org/10.1161/HYP.0000000000000065

World Health Organization. (2021). Hypertension: Key facts.

https://www.who.int/newsroom/factsheets/detail/hypertension

Yusetyani, L., Inayah, F. A., & Asmiati, E. (2022). Pemberdayaan masyarakat dalam mencegah

komplikasi hipertensi dengan metode DAGUSIBU obat-obat antihipertensi. JPPM (Jurnal

Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 5(1), 145–150.

Downloads

Published

2025-12-31