EDUKASI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS KELAPA LIMA MERAUKE 2025
Abstract
Edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan merupakan upaya penting untuk meningkatkan kewaspadaan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kelapa Lima Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi yang efektif untuk meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman ibu hamil terhadap tanda bahaya kehamilan guna mengurangi risiko komplikasi. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas ibu hamil dengan desain pretest-posttest pada 40 ibu. Intervensi dilakukan pada tanggal 12 Mei 2025 melalui penyuluhan edukatif dan diskusi interaktif terkait tanda bahaya ibu kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan ibu hamil setelah diberikan intervensi penyuluhan, dengan nilai rata-rata sebelum intervensi sebesar 42,3 dan meningkat menjadi 67,5 setelah intervensi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi tentang tanda bahaya kehamilan efektif meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan ibu hamil, sehingga direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya preventif dalam menurunkan komplikasi kehamilan dan meningkatkan keselamatan ibu dan janin di Kabupaten Merauke.
References
Aprina, Tilawaty, Yenny Puspitasari, Pasca Sarjana, Kesehatan Masyarakat, and Universitas Strada. 2025. “Pendidikan Kesehatan Bagi Ibu Hamil Dengan Tema ‘ Pentingnya Anc Rutin Dan Mengenal Tanda Bahaya Dalam Kehamilan ’ Health Education for Pregnant Women with The Theme " The Importance Oof Routine Anc and Recognizing Danger Signs During Pregnancy ".” Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara 5(3): 1–16.
Ariani, Sri Mega, and Hukmiyah Aspar. 2025. “Pengaruh Video Edukasi Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Pattingalloang Tahun 2024.” Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan 1(3): 24628–34. doi:10.70817/jmbk.v1i3.30.
BPS. 2025. Statistik Kesehatan Papua Selatan 2024. BPS Papua Selatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke. 2025. Laporan Tahunan Kesehatan Ibu Dan Anak Merauke 2024. Dinas Kesehatan Merauke.
Elvia Wati, Senja Atika Sari, Nury Luthfiyatil Fitri. 2023. “Penerapan Pendidikan Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara.” Jurnal Cendikia Muda 3(2): 1–9.
Galaresa, Achmad Vindo, and Priyoto Priyoto. 2024. “Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Pada Ibu Hamil Dengan Resiko Tinggi Pengertian Kehamilan Menurut Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Adalah Sebuah Proses Yang Diawali Dengan Keluarnya Sel Telur Yang Ma.” Jurnal Medika Nusantara 2(3): 1–9.
Lestari, Yayuk Puji, Arbainah Arbainah, Erma Yuli Astuti, Juniarti Hasni, Try Rochaida, and Yeni Hartati. 2025. “Penyuluhan Kesehatan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Haur Gading.” Majalah Cendekia Mengabdi 3(2): 93–96. doi:10.63004/mcm.v3i2.642.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Octaviana, dila rukmi, and reza aditya Ramadhani. 2021. “HAKIKAT MANUSIA:Pengetahuan (Knowladge), Ilmu Pengetahuan(Sains), Filsafat Dan Agama.” Jurnal Tawadhu 2(2): 143–59.
Prasetyo, Syntya Juli, and Sunu Wahyu. 2025. “Analisis Determinan Angka Kematian Ibu Dan Strategi Peningkatan Kesehatan Maternal Di Kabupaten Grobogan.” the Research Journal 2(1): 143–58.
Rahim, Muhammad Reyzaldy, Didik Dwi Sanyoto, Ermina Istiqamah, Rosihan Adhani, and Husaini. 2025. “Analysis of Factors Associated with Maternal Mortality Rates.” Jurnal Surya Medika (JSM) 10(3): 365–73. http://journal.umpalangkaraya.ac.id/index.php/jsm.
Raihana Norfitri, Zubaidah, Risda Hayani. 2024. “Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dan Kepatuhan Melakukan Antenatal Care.” Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat 12(1): 31–36.
Ruth Yogi. 2025. “Praktik Kesehatan Reproduksi Perempuan Suku Asmat: Tinjauan Sosial Budaya.” Jurnal Ekologi Birokrasi 13(1): 42–48. doi:10.31957/jeb.v13i1.4685.
Suheti Suhardi, Andi Syarifah Irmadani, Agusalim. 2025. “Pengaruh Pemberian Edukasi Tentang Tanda-Tanda Bahaya Kehamilan Melalui Video Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan.” Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan (JMBK) 1(3): 120–35