RECESA: REMAJA CERDAS PILIH JALAN SEHAT BUKAN JALAN SESAT

Authors

  • Putu Daneswara Widodo S1 Keperawatan, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Dhiadjeng Waluyaning Ati S1 Keperawatan, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Arshy Prodyanatasari D3 Fisioterapi, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Zahra Aulia Devita Sari S1 Keperawatan, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri
  • Dita Salma Clarabella S1 Pendidikan Dokter Gigi, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

Abstract

Kenakalan remaja di Indonesia menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, dengan kasus penyalahgunaan narkoba, seks bebas, dan balap liar semakin meningkat di kalangan pelajar. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (2022) dan laporan dari pihak kepolisian setempat, Desa Wates, Kabupaten Kediri termasuk wilayah yang mengalami peningkatan kasus kenakalan remaja. Program RECESA: Remaja Cerdas Pilih Jalan Sehat Bukan Jalan Sesat dirancang sebagai intervensi edukatif untuk meningkatkan pemahaman dan ketahanan diri remaja terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 1 Wates dengan melibatkan 40 siswa kelas X melalui metode partisipatif yang terdiri dari pre-test, sesi edukasi interaktif menggunakan media visual, diskusi kelompok terpandu, studi kasus, dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang sangat signifikan, dengan nilai rata-rata post-test (99,75) meningkat 53,5% dibanding pre-test (46,25). Program ini berhasil tidak hanya dalam aspek kognitif tetapi juga dalam membangun kesadaran kritis dan behavioral intention peserta. Untuk keberlanjutan, direkomendasikan integrasi materi pencegahan kenakalan remaja ke dalam kurikulum sekolah, pengembangan program peer educator yang terstruktur, pendampingan berkelanjutan, serta perluasan program yang melibatkan orang tua dan masyarakat. Program RECESA membuktikan efektivitas pendekatan edukasi partisipatif dalam menciptakan dampak transformasional pencegahan kenakalan remaja.

References

Adawiah, A. R. (2025). Tinjauan Krimonologi terhadap Perilaku Kenakalan Remaja di Era Digital. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(4), 1696-1700. Diakses pada: http://jurnal.um- tapsel.ac.id/index.php/nusantara/article/view/20014.

Afrita, F., & Yusri, F. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 14-26. Diakses pada: https://scholar.archive.org/work/5c5pcareebhavggdsb4y3dmtc4/access/wayback/https://www. educativo.marospub.com/index.php/journal/article/download/101/149.

Asma, F. R. (2025). Penanggulangan Kenakalan Remaja Dari Tinjauan Psikologi Berbasis Al-Qur’an. Akhlak: Journal of Education Behavior and Religious Ethics, 1(1), 1-10. Diakses pada: https://journal.unindra.ac.id/index.php/akhlak/article/view/3585.

Badan Narkotika Nasional. (2022). Indonesia Drugs Report 2022. Jakarta. Diakses pada: https://perpustakaan.bnn.go.id/sites/default/files/Buku_Digital_2022- 08/BK0329_2022_Indonesia_Drugs_Report_2022.pdf: Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.

Chikita, E. A. (2025). Adolescent Empowerment on the Medical and Legal Risks of Drug Abuse: A Preventive Strategy Through Comprehensive Education: Pendampingan Remaja Mengenai Bahaya Narkoba Dari Sisi Medis Dan Hukum: Upaya Preventif Melalui Edukasi Komprehensif. Bhakti Sabha Nusantara, 4(1), 46-61. Diakses pada: https://e- journal.saku.co.id/index.php/BSN/article/view/388.

Hermawan, A. (2025). Peran Collaborative Governance dalam Strategi Penanganan Kenakalan Remaja: Studi Kasus dan Implikasinya. Jurnal Ilmiah Nusantara , 2(3), 775-782. Diakses pada: https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/4596.

Izzani, T. A. (2024). Perkembangan Masa Remaja. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259-273. Diakses pada: https://jurnal- stiepari.ac.id/index.php/jispendiora/article/download/1578/1510.

Karlina, L. (2020). Fenomena terjadinya kenakalan remaja. Jurnal Edukasi Nonformal, 1(1), 147-158. Diakses pada: https://core.ac.uk/download/pdf/553315072.pdf.

Kementerian Kesehatan. (2021). Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada: https://repository.binawan.ac.id/1504/1/BUKU%20KEMENKES%20UPDATE%202.pdf.

Mahesha, A. A. (2024). Mengungkap kenakalan remaja: penyebab, dampak, dan solusi. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 16-26. Diakses pada: https://ejournal.itka.ac.id/index.php/primer/article/view/278.

Marlinda, M. N. (2024). Menanggulangi Kenakalan Remaja Melalui Pembelajaran Entrepneurship Pada Peserta Didik Abad 21 Se-Tingkat SMA. Jurnal Teknologi Pendidikan: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran, 8(2), 451-461. Diakses pada: https://e- journal3.undikma.ac.id/index.php/jtp/article/view/7562.

Ngatini, Y. (2025). Remaja dan pergumulannya di era digital. Lombok Tengah: Penerbit P4I. Diakses pada: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=Yj5PEQAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA83&dq= Penyebab+kenakalan+remaja:+krisis+identitas+dan+ketidakmampuan+mengelola+emosi,+ser ta+faktor+eksternal+seperti+pengaruh+negatif+teman+sebaya,+disfungs.

Pranawa, S. H. (2018). Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Dengan Peer Education Strategy. Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, & Antropologi, 2(2), 183-194. Diakses pada: http://jurnal.uns.ac.id/habitus/article/view/28790.

Pravema, L. (2025). Upaya dan Tantangan Guru SMP Negeri 2 Kota Blitar dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di Kalangan Siswa di Lingkungan Sekolah (Doctoral dissertation, Universitas Atma Jaya). Diakses pada: https://repository.uajy.ac.id/id/eprint/33635/2/201007341%281%29.pdf.

Prihatin, E., & Dwimawanti, I. H. (2020). Collaborative governance dalam mengatasi kenakalan remaja di Kabupaten Tegal. Journal of Public Policy and Management Review, 9(2), 54-70. Diakses pada: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jppmr/article/view/27012.

Prodyanatasari, A. & Vantie, L. D. F. (2024). From Bullying to Cyberbullying: Educational Impacts and Prevention Strategies in Indonesia. EDUTREND: Journal of Emerging Issues and Trends in Education, 1(3), 152-162. Diakses pada: https://www.rcsdevelopment.org/index.php/edutrend/article/view/421.

Prodyanatasari, A., & Purnadianti, M. &. (2024). Peningkatan Kesadaran Bahaya dan Dampak Bullying melalui Pendidikan Stop Bullying. Journal of Community Engagement and Empowerment, 6(1), 13-21. Diakses pada: https://wiyata.iik.ac.id/index.php/JCEE/article/view/830.

Prodyanatasari, A., & Purnadianti, M. (2024). Stop Bullying Education to Increase Student’s Awareness of The Dangers and Impacts of Bullying. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan, 6(1), 20-27. Diakses pada: http://eprints.iik.ac.id/id/eprint/454/.

Purnadianti, M., & Prodyanatasari, A. S. (2024). Socialization of The Dangers and Effects od Drugs and Psychotropic Use for The Progress of the Nation (Stop Drugs). Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas), 5(2). 41-46. Diakses pada: https://elibrary.ru/item.asp?id=74842923.

Rafiyah, I. &, Fitri, S.Y.R. (2013). Upaya Pencegahan Penggunaan Narkoba melalui Peningkatan Pengetahuan dan Pembentukan Kelompok Remaja Anti NArkoba. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 2(2), 93-98. Diakses pada: https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/429076.

Ruimassa, A. A. (2024). Memahami psikologi perkembangan remaja sebagai upaya merencanakan pelayanan pastoral yang peka kesehatan mental remaja. Dunamis: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani, 7(2), 769-784. Diakses pada: https://sttintheos.ac.id/e- journal/index.php/dunamis/article/view/845.

Rusuli, I. (2022). Psikososial remaja: Sebuah sintesa teori erick erikson dengan konsep islam. Jurnal As-Salam, 6(1), 75-89. Diakses pada: https://jurnal-assalam.org/index.php/JAS/article/view/384.

Saliman, S. (2015). Kenakalan Remaja Pada Siswa SMP Di Kota Yogyakarta. IPSINDO, 2(2), 179-201. Diakses pada: https://jurnal.uny.ac.id/index.php/jipsindo/article/view/7781.

Salsyabillah, P. P. (2025). Kenakalan Remaja dan Dampak Psikologis. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 7(1), 71-77. Diakses pada: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JPSU/article/view/95395.

Shellaa, A. P. (2025). Peran Organisasi Remaja Mesjid Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja di Kelurahan Tanjung Rejo Kecamatan Mean Sunggal (Studi Pada Ikatan Remaja Masjid Nurul Qalam Kelurahan Tanjung Rejo) (Doctoral dissertation, UNIMED). Diakses pada: https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/62654/.

Shidiq, A. F. (2018). Peran pendidikan karakter di masa remaja sebagai pencegahan kenakalan remaja. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 176. Diakses pada: https://www.academia.edu/download/108421818/8728.pdf.

Sidabutar, S. N. (2024). Sosialisasi Penanggulangan Kenakalan Remaja: Disiplin Berlalu Lintas. Jurnal Abdimas Pariwisata, 5(2), 58-60. Diakses pada: https://jurnal.ampta.ac.id/index.php/JAP/article/view/518.

Suryani, Rafiyah, I., Mardiah, W., & Sutini, T. (2014). Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Seks Bebas serta Peningkatan Kemampuan Koping Remaja Berbasis Kelompok Sebagay di SMP dan SMA di Jatinangor. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 3(2), 105-108. Diakses pada: https://garuda.kemdikbud.go.id/documents/detail/1178235.

Utama, R. J., & Jauhari, T. (2024). Pemberdayaan Remaja Melalui Pelatihan Keterampilan Sebagai Upaya Meningkatkan Kesejahteraan. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 7(2), 435-446. Diakses pada: https://journal.uir.ac.id/index.php/syarikat/article/view/18813

Downloads

Published

2025-12-31