MENUMBUHKAN BUDAYA BIJAK DALAM PENGELOLAAN OBAT MELALUI PROGRAM EDUKASI DAGUSIBU (DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, BUANG) DI AKADEMIK
Abstract
Kurangnya pengetahuan masyarakat, khususnya mahasiswa nonkesehatan, mengenai cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar masih menjadi tantangan dalam peningkatan literasi kesehatan. Kegiatan penyuluhan bertema “Menumbuhkan Budaya Bijak dalam Pengelolaan Obat melalui
Program Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang)” ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya terhadap prinsip pengelolaan obat yang benar. DAGUSIBU (merupakan program edukasi yang berfokus pada peningkatan pengetahuan terkait penggunaan obat yang rasional. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Oktober 2024 dengan melibatkan 17 mahasiswa, menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, serta pemutaran video edukatif berdasarkan pedoman Ikatan Apoteker Indonesia dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Data pretest dan posttest dianalisis secara deskriptif untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan 94% peserta berada pada kategori pengetahuan baik setelah penyuluhan, dibandingkan dengan 0% sebelum kegiatan. Edukasi DAGUSIBU terbukti efektif dalam meningkatkan literasi pengelolaan obat dan menumbuhkan perilaku bijak dalam penggunaan obat di kalangan mahasiswa nonkesehatan. Program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di lingkungan akademik sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendukung penggunaan obat yang rasional dan bertanggung jawab.
References
Andi Zulbayu, L., Nasir, N. H., & Awaliyah, N. H. (2021). Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat di Desa Puasana, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 2(2), 45–50.
Anggraini, L., & Yuliastuti, F. (2023). Tinjauan praktik swamedikasi dan konseling obat tanpa resep. Borobudur Pharmacy Review, 3(2), 95–103.*
Anisawati, A., Rahmawati, D., & Wulandari, N. (2021). Pengaruh komunikasi tenaga farmasi dalam upaya peningkatan pemahaman lansia terhadap DAGUSIBU obat. Jurnal Riset Kesehatan, 3(2), 56–64.*
Apriani, E. F., Fitrya, Amriani, A., Novita, R. P., Ahmadi, A., Starlista, V., Hardestyariki, D., & Dewi, S. (2023). Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat dengan benar kepada civitas akademika SMA Negeri 1 Cibinong. Jurnal Budimas, 5(1), 1–7.*
Desriyanti, A., Aida, N., Intannia, D., Wibowo Rahmatullah, S., & Nautika Lingga, H. (2023). Penyuluhan tentang DAGUSIBU di SMPN 31 Banjarmasin. Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea, 4(3), 122–128. https://doi.org/10.20527/jpmp.v1i4.10934
Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang. (2024). Tata cara pengelolaan obat yang baik dan benar melalui program DAGUSIBU. Retrieved from https://dinkes.rembangkab.go.id/tata-cara-pengelolaan-obat-yang-baik-dan-benar-melalui-program-dagusibu/
Fitria, E., Marlina, S., & Putri, I. (2022). Edukasi DAGUSIBU di kalangan pelajar: Studi di SMAN 1 Cibinong, Bogor. Jurnal Budimas, 5(1), 12–18.*
Hamzah, D. F., & Rafsanjani, T. M. (2022). Pengaruh pemberian edukasi dan simulasi DAGUSIBU terhadap pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan obat rasional di tingkat keluarga. JUMANTIK: Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan, 7(3), 247–253.*
Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). (2014). Pedoman Pelaksanaan Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO): DAGUSIBU. Jakarta: IAI.
Karuniawati, H., Salsabila, A. S., Sikanaa, A. M., Saskia, A. T. P., Dewi, M. S. K., Hanjani, W. S., & Muhayaroh, M. (2024). Pengaruh edukasi DAGUSIBU obat terhadap peningkatan pengetahuan kader PKK di Dusun Sanggrahan Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari, Boyolali. Abdi Geomedisains, 5(1), 1–7.*
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2021). Petunjuk teknis pengelolaan obat di tingkat rumah tangga. Jakarta: Kemenkes RI.
Kuswinarti, K. (2022). Tingkat pengetahuan dan rasionalitas penggunaan obat di kalangan mahasiswa. EJKI: Jurnal Kesehatan Indonesia, 1(1), 23–29.*
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2021). Promosi kesehatan & perilaku kesehatan. Jakarta: EGC.
Nugrahaeni, F. (2019). Tingkat pengetahuan terhadap perilaku swamedikasi batuk pada salah satu universitas swasta di Indonesia. Social Clinical Pharmacy Indonesia Journal, 4(2), 54–65.*
Ratnasari, D., Yunitasari, N., & Deka, P. T. (2020). Penyuluhan Dapatkan–Gunakan–Simpan–Buang (DAGUSIBU) obat. Journal of Community Engagement and Employment, 2(1), 38–45.*
Rachmawati, E., Nurhidayah, S., & Puspitasari, D. (2023). Pengetahuan, sikap, dan perilaku penggunaan obat: Swamedikasi sebagai tantangan. Jurnal Farmasi Indonesia, 1(1), 22–30.*
Sugiarti, S., Yuliani, A., & Setiawan, D. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat di RT 15 Kelurahan Solok Sipin Jambi. Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT), 3(1), 9–14. https://doi.org/10.56742/nchat.v3i1.59
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Bandung: Alfabeta.
Tuslinah, L., Rahmadani, A., & Ramadhani, R. (2023). Penyuluhan penyakit hipertensi dan diabetes: Meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 1555–1563. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.15944
Universitas Gadjah Mada, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (UGM-FEB). (2024). Cara bijak konsumsi obat dengan DAGUSIBU. Retrieved from https://feb.ugm.ac.id/id/berita/4739-cara-bijak-konsumsi-obat-dengan-dagusibu
Wahyuddin, A., Sari, D. P., & Mulyadi, E. (2022). Manfaat program DAGUSIBU dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat tepat. Jurnal Farmasi Komunitas Indonesia, 3(2), 88–95.*
Yuliana, A., Puspitasari, H., & Kurniawati, L. (2024). Peningkatan pemahaman masyarakat tentang obat generik, Cek KLIK, dan DAGUSIBU. Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(5), 4198–4205.*
Zebua, M., Hartati, L., & Siregar, R. (2024). Pengetahuan pelajar mengenai DAGUSIBU: Studi kasus di lingkungan mahasiswa. Jurnal Pendidikan Kesehatan Masyarakat, 2(1), 33–39.*
Zebua, N. F., Simbolon, M., & Hasibuan, E. (2024). Penyuluhan DAGUSIBU obat sebagai upaya promotif kesehatan bagi siswa-siswi SMA Negeri 4 Medan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tjut Nyak Dhien, 3(1), 44–52. https://doi.org/10.36490/jpmtnd.v3i1.1013