PENCEGAHAN HIPERTENSI DAN OSTEOPOROSIS SEJAK DINI : INVESTASI KESEHATAN MASA DEPAN
Abstract
Prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,1% (Riskesdas 2018), sementara risiko osteoporosis meningkat
terutama pada perempuan pasca menopause. Di Kota Tasikmalaya, hipertensi merupakan penyakit tidak menular
terbesar kedua. Fakta ini menunjukkan perlunya edukasi terpadu untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan promosi kesehatan bertema “Cegah Hipertensi dan
Osteoporosis Sejak Dini” terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan kedua penyakit
tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimen (one group pretest-posttest
design). Kegiatan dilaksanakan pada 6 Oktober 2025 di Masjid Jami Nurul Hidayah, Kecamatan Cibeureum, Kota
Tasikmalaya, dengan jumlah responden 67 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Intervensi
dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah dan media leaflet. Pengumpulan data
menggunakan kuesioner pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test dengan
tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 8,96 menjadi
9,16 setelah intervensi, dengan nilai p = 0,022 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan signifikan sebelum
dan sesudah penyuluhan. Nilai korelasi yang kuat (r = 0,823) menunjukkan hubungan positif antara hasil pretest
dan posttest. Disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan menggunakan metode ceramah dan leaflet efektif
meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi dan osteoporosis sejak dini melalui
penerapan gaya hidup sehat, konsumsi gizi seimbang, aktivitas fisik teratur, dan pemeriksaan kesehatan berkala.
Kata Kunci: Hipertensi, Osteoporosis, Promosi Kesehatan, Penyuluhan, Pengetahuan Masyarakat
References
Dewati, C. A., Natavany, A. R., Putri, Z. M., Nurfaizi, A., Rumbrawer, S. O., & Rejeki, D. S. S. (2023).
Faktor risiko hipertensi di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 290–307.
Ferdinan, K., & Zulfirman, Z. (2025). Analisis tingkat kejadian osteoporosis pada lansia di Indonesia
tahun 2024: Faktor risiko dan pencegahan. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(3), 1118–1124.
Harahap, L., Sari, D. N., & Siahaan, M. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap perilaku
pencegahan hipertensi di masyarakat perkotaan. Jurnal Promotif Preventif, 5(2), 87–94.
Kemenkes RI. (2019). Laporan nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan
Kesehatan.
Kristianti, M., Santoso, A., & Kumalasari, N. C. (2025). Promosi kesehatan dalam edukasi pencegahan
osteoporosis pada usia dewasa dan lansia di Kecamatan Gamping. Jurnal Pengabdian Kesehatan,
5(1), 18–27.
Kurniawati, D., & Suryani, R. (2022). Pengaruh promosi kesehatan menggunakan media audiovisual
terhadap pengetahuan dan sikap pencegahan hipertensi. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah,
7(1), 48–57.
Lestari, H., Mulyani, T., & Adi, P. (2021). Efektivitas pendidikan kesehatan berbasis leaflet terhadap
peningkatan pengetahuan osteoporosis pada wanita menopause. Jurnal Kesehatan Andalas,
10(3), 385–392.
Marissangan, H. (2024). Epidemiological analysis of hypertension in Indonesia: Trends, risk factors,
and public health impacts. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 1783–1796.
Nurhikmawati, A., Ananda, S. R., Idrus, H. H., Wisudawan, W., & Fattah, N. (2020). Faktor risiko
hipertensi pada masyarakat. Indonesian Journal of Health, 1(1), 54–60.
Putra, A., Rahmadani, E., & Mulyani, S. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku
pencegahan hipertensi pada masyarakat dewasa. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 12(2), 119–
126.
Rahayu, N., Wibowo, R., & Setyaningsih, E. (2023). Efektivitas promosi kesehatan berbasis komunitas
terhadap peningkatan perilaku pencegahan penyakit tidak menular. Jurnal Kesehatan
Masyarakat Nasional, 18(2), 102–109.
Setyowati, L., Hartati, R., & Nugroho, S. (2024). Faktor risiko dan upaya pencegahan osteoporosis pada
wanita usia produktif di Indonesia. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 15(1), 12–20.
Sulastri, Y., Hasanah, F., & Widodo, T. (2025). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan dan
sikap pencegahan osteoporosis pada lansia. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 11(1), 71–80.
Supardi, S., Prasetya, E., & Kurniawan, D. (2022). Efektivitas kombinasi metode ceramah dan leaflet
terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan masyarakat. Jurnal Promkes Indonesia, 10(2),
135–142.
Susanti, N. (2020). Pengaruh penyuluhan dengan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan
tentang hipertensi pada lansia. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 6(1), 25–31.
Wahyuni, F., Amelia, N., & Nur, A. (2023). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan
pengetahuan tentang gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit tidak menular. Jurnal Kesehatan
Komunitas, 9(1), 55–63.
Whelton, P. K., Carey, R. M., Aronow, W. S., Casey, D. E., Collins, K. J., Himmelfarb, C. D., ...
Hundley, J. (2018). 2017 ACC/AHA guideline for the prevention, detection, evaluation, and
management of high blood pressure in adults. Hypertension, 71(6), e13–e115.