Pengaruh Variasi Konsentrasi Ekstrak Bunga Telang Sebagai Pewarna Terhadap Eyeshadow Compact Powder

Authors

  • Galuh Ika Christiana Program Studi D3 Farmasi, Politeknik META Industri Cikarang, Cikarang, Indonesia
  • Elsa Marliana Program Studi D3 Farmasi, Politeknik META Industri Cikarang, Cikarang, Indonesia

Keywords:

eyeshadow compact powder, Ekstrak Bunga Telang, Pewarna Alami

Abstract

Eyeshadow merupakan salah satu produk kosmetik yang memperindah tampilan mata melalui pemberian warna yang menarik. Bunga telang (Clitoria ternatea) memiliki potensi pewarna alami dalam pembuatan kosmetik karena memiliki senyawa antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi eyeshadow compact powder menggunakan ekstrak bunga telang sebagai pewarna alami serta mengevaluasi mutu sediaannya. Ekstrak bunga telang diperoleh melalui proses pengeringan simplisia yang dilanjutkan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Formulasi eyeshadow compact powder dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak, yaitu F0 (tanpa ekstrak), F1 (10%), F2 (15%), dan F3 (20%). Bahan lain yang digunakan meliputi kaolin, zinc stearate, magnesium karbonat, talkum, dan isopropyl myristate. Pengujian mutu fisik dilakukan melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, poles, daya lekat, serta ketahanan terhadap keretakan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula memiliki mutu fisik yang baik. Formula F2 dan F3 menghasilkan intensitas warna yang lebih baik dibandingkan formula lainnya, meskipun daya lekat yang dihasilkan masih relatif rendah sehingga membutuhkan aplikasi berulang agar warna terlihat lebih jelas. Analisis statistik menunjukkan adanya pengaruh signifikan variasi konsentrasi ekstrak bunga telang pada nilai pH sediaan (p < 0,05). Namun, pada parameter organoleptik, homogenitas, poles, ketahanan retak, dan daya lekat tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antarformula. Sehingga, ekstrak bunga telang dapat diformulasikan dalam eyeshadow compact powder.

References

Angriani, L. (2019). Potensi Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Pewarna Alami Lokal Pada Berbagai Industri Pangan. Canrea Jornal, 2(1), 26– 31.

Armanzah, S. R., & Hendrawati, T. Y. (2016). Pengaruh Waktu Maserasi Zat Antosianin Sebagai Pewarna Alami Dari Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatasL. Poir) Seminar Nasional Sains dan Teknologi 2016. Seminar Naional Sains Dan Teknologi, November, 1–10.

Astuti, D. P., Husni, P., & Hartono, K. (2018). Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Gel Antiseptik Tangan Minyak Atsiri Bunga Lavender (Lavandula angustifolia Miller). Farmaka, 15(1), 176–184.

Azizah, N. L., Samodra, G., & Silvia Fitriana, S. A. (2022). Pemeriksaan Kadar Air dan Skrining Fitokimia Simplisia dan Ekstrak Etil Asetat Batang Kecombrang (Etlingera Elatior (Jack).R.M.Sm.). Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM), 502–507.

Barus, B. R., & Kaban, V. E. (2019). Formulasi Pembuatan Sediaan Eyeshadow dari Ekstrak Bunga Kecombrang (Etlingera elatior Jack). Jurnal Farmasimed (Jfm), 1(2), 1–4. https://doi.org/10.35451/jfm.v1i2.145

Bindharawati, N., Darsono, F. L., & Wijaya, S. (2015). Formulation of Cheek Formulas from Rosella Petal Extract (Hibiscus sabdariffa Linn.) as Colorant in Compact Powder Form [Formulasi Sediaan Pemerah Pipi dari Ekstrak Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) sebagai Pewarna dalam Bentuk Compact Pow. Jurnal Farmasi Sains Dan Terapan, 2(2), 33–36. http://journal.wima.ac.id/index.php/JFST/article/view/721

Butar-Butar, M. E. T., Sianturi, S., & Fajar, F. G. (2022). Formulasi dan Evaluasi Blush on Compact powder Ekstrak Daging Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) sebagai Coloring Agent. Majalah Farmasetika, 8(1), 27. https://doi.org/10.24198/mfarmasetika.v8i1.40591

Cahya, C. A. D., Silalahi, M., & Marbun, R. A. T. (2021). Seminar Pembuatan Sediaan Eyeshadow Compact Powder Dengan Ekstrak Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Sebagai Pewarna Alami. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.35451/jpk.v1i2.896

Depkes RI. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat.

Dwiwulandari, Y. F., Darsono, F. L., & Wijaya, S. (2018). Formulasi Sediaan Eyeshadow Ekstrak Air Buah Syzygium cumini dalam Bentuk Compact Powder. Journal of Pharmacey Science and Practice I Volume, 5(1), 1–5.

Fikriyah, Y. U., & Nasution, R. S. (2022). Analisis Kadar Air Dan Kadar Abu Pada Teh Hitam Yang Dijual Di Pasaran Dengan Menggunakan Metode Gravimetri. Amina, 3(2), 50–54. https://doi.org/10.22373/amina.v3i2.2000

Fumarola, S., Allaway, R., Callaghan, R., & Collier, M. (2020). Overlooked and underestimated : Medical Adhesive-Related Skin Injury, best practice consensus document on prevention. J Wound Care, 29(Suppl 3c), S1–S24. www.wounds-uk.com.

Hataningtyas, N., Wilapangga, A., & Royani, S. (2024). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol 96 % Bunga Telang ( Clitoria ternatea L .) Dan Uji Kemampuan Sebagai Antibakteri. 1(2), 132–145.

Ika Ayu Mentari, & Rahmatang. (2024). Formulasi Dan Uji Stabilitas Sediaan Kosmetik Perona Pipi (Blush On) Dari Ekstrak Kulit Buah Rambutan ( Nephelium lappaceum L) Sebagai Coloring Agent. Jurnal Ilmiah Manuntung, 10(2), 168–177. https://doi.org/10.51352/jim.v10i2.885

Izza, R., & Safitri, C. I. N. H. (2020). Formulasi dan Uji Mutu Fisik Ekstrak Kunyit (Curcuma domesticae Val.) Sebagai Bedak Padat. Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Saintek (SNPBS) Ke-V, 317–326. https://proceedings.ums.ac.id/snpbs/article/view/789

Karlina, V. R., & Nasution, H. M. (2022). Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jeruk Purut (Citrus hystrix DC) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Dan Escherichia Coli. Journal of Health and MedicalScience,1(2),132–139. https://pusdikra-publishing.com/index.php/jkes/home

Kumalasari, E., & Musiam, S. (2019). Perbandingan Pelarut Etanol-Air Dalam Proses Ekstraksi Daun Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia Linn) Terhadap Aktivitas Antioksidan Dengan Metode dpph. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 2(1), 98–107. https://doi.org/10.36387/jifi.v2i1.322

Letelay, Y. R., Darsono, F. L., & Wijaya, S. (2017). Formulasi Sediaan Pemerah Pipi Ekstrak Air Buah Syzygium cumini dalam Bentuk Compact Powder. Jurnal Farmasi Sains Dan Terapan, 4(1), 1–6.

Marliyanti, E., Tasikmalaya, U. P., & Perjuangan Tasikmalaya, U. (2023). Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Blush Powder Ekstrak Beras Merah (Oryza nivara L.) Dengan Metode DPPH. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(4), 212–226. https://doi.org/10.55606/termometer.v1i4.2470

Mohiuddin, A. K. (2019). An Extensive Review of Face Powder Formulation Considerations. Dermatology and Dermatitis, 4(3), 01–18. https://doi.org/10.31579/2578-8949/058

Muawanah, S., Febrina, D., & Sunarti, S. (2023). Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Pada Hasil Ekstraksi Bertingkat Bunga Telang (Clitoria ternatea L.). PharmacyGenius, 2(3), 189–197. https://doi.org/10.56359/pharmgen.v2i3.296

Muthmainnah, B. (2017). Skrining Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Dari Ekstrak Etanol Buah Delima (Punica granatum L.) Dengan Metode Uji Warna. 11(1), 92–105.

Nabilah, F. (2020). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Kosmetik Pewarna Rambut Dari Ekstrak Kulit Batang Secang (Caesalpinia sappan L). Jurnal Tata Rias, 10(1), 48–60. https://doi.org/10.21009/10.1.5.2009

Nasrullah, N., Husain, H., & Syahrir, M. (2020). Pengaruh Suhu Dan Waktu Pemanasan Terhadap Stabilitas Pigmen Antosianin Ekstrak Asam Sitrat Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrizus) Dan Aplikasi Pada Bahan Pangan. Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia Dan Pendidikan Kimia, 21(2), 150. https://doi.org/10.35580/chemica.v21i2.17985

Ningtias, A., Zulmai Rani, & Ridwanto. (2022). Formulasi Sediaan Pewarna Pipi dalam Bentuk Padat dengan Menggunakan Ekstrak Buah Buni (Antidesma bunius (L.) Spreng). INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 1(4), 448–460. https://doi.org/10.55123/insologi.v1i4.811

Putri, D. M., & Lubis, S. S. (2022). Skrining Fitokimia Ekstrak Etil Asetat Daun Kalayu (Erioglossum rubiginosum (Roxb.) Blum). Amina, 2(3), 120–125. https://doi.org/10.22373/amina.v2i3.1384

Rachmawati, P. (2023). Edukasi Terkait Keamanan Kosmetik Kepada Masyarakat. Mitra Mas: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 101–113. https://doi.org/10.25170/mitramas.v1i2.4308

Rahim, F., Elmitra, E., & Abdillah, F. M. (2022). Formulasi Sediaan Bedak Tabur Dari Ekstrak Terpurifikasi Buah Tomat (Solanum lycopersicum L.). Prosiding Seminar Kesehatan Perintis E-ISSN, 5(2), 26–34.

Rahmatullah, S., Wirasti, Waznah, U., & Kiptiyah, M. (2021). The Use of Canna Starch As Binder in Chewable Tablets With Wet granulation Methode. URECOL University Research Colloqium, 995–1008

Ramani, S., Cahaya Himawan, H., & Kurniawati, N. (2021). Formulasi Sediaan Blush on Ekstrak Kayu Secang (Caesalpiinia Sappan L) Sebagai Pewarna Alami Dalam Bentuk Powder. Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal), 6(1), 1–9. https://doi.org/10.47219/ath.v6i1.117

Ramdan, S. R. K., & Alviansyah, A. (2024). Penetapan Kadar Antosianin Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea) dengan Metode Differensial pH. Pharmacy Genius, 3(01), 1–6. https://doi.org/10.56359/pharmgen.v3i01.306

Rismayuti, B. A., Supriningrum, R., Tinggi, S., & Kesehatan, I. (2024). Karakteristik dan Skrining Fitokimia Ekstrak Bunga Telang ( Clitoria ternatea L .). 10(2), 107–117.

Rosalina, V. (2023). Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Sediaan Perona Pipi (Blush On) Dari Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea Linn) Sebagai Pewarna Alami. Enfermeria Ciencia, 1(2), 140–149. https://doi.org/10.56586/ec.v1i2.12

Sulistyarini, I., Sari, A., Tony, D., Wicaksono, A., Tinggi, S., Farmasi, I., Yayasan, ", Semarang, P., Letjend, J., Wibowo, S. E., & Semarang, P. (2016). Skrining Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Batang Buah Naga skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder batang buah naga(Hylocereus polyrhizus). Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta, 56–62

Tungadi, R., Thomas, N. A., Paneo, M. A., Latif, M. S., & Voenna, C. D. (2024). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Perona Pipi Dalam Bentuk Compact Powder Menggunakan Zat Pewarna Alami Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana L.). Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 4(1), 2775– 3670. https://doi.org/10.37311/ijpe.v4i1.18039

Wulandari, M., Emelda, E., Nuryanti, S. D., Estiningsih, D., & Kusumawardani, N. (2021). Uji Parameter Standarisasi dan Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol 70% Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Dari Kebun Tanaman Obat Farmasi Universitas Ata Yogyakarta dengan Metode DPPH. 7269, 126–140.

Yalapuspita, D. C., Mursyanti, E., & Hartini, Y. S. (2022). Formulation of Eyeshadow with Butterfly Pea Petal (Clitoria ternatea Linn.) Extract as Natural Coloring Agent. Buletin Penelitian Tanaman Rempah Dan Obat, 33(1), 1. https://doi.org/10.21082/bullittro.v33n1.2022.1-10

Colby, V. T., Carrington, C. B. & Pain, M. C. F. 1999 Infiltrative lung disease In: Thurlbeck WM (ed.) Pathology of the Lung. New York: Thieme Medical Publishers. 198–213.

World Health Organisation. 2020. Update 94: Preparing for the Next Influenza Season in a World Altered by SARS. http://www.who.International/csr/disease/influenz a/sars. Accessed: 15 September 2020.

Dina, S. 2004. Uji Anti Malaria In Vivo Isolat Terhadap Plasmodium. Skripsi. Fakultas Farmasi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Downloads

Published

2026-09-01