Analisis Rencana Kebutuhan Obat Pasien Jkn Dengan Metode Kombinasi ABC - VEN Dan Safety Stock Di Rumah Sakit X Daerah Cikampek
Keywords:
Perencanaan Obat, ABC-VEN, Safety Stock, JKN, Pengelolaan ObatAbstract
Pengelolaan logistik farmasi bertujuan menjamin ketersediaan obat secara optimal serta mencegah kekosongan dan pemborosan guna mendukung pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Pengelolaan yang baik juga dapat meningkatkan mutu pelayanan farmasi dan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis rencana kebutuhan obat pasien JKN di Rumah Sakit X Daerah Cikampek menggunakan metode kombinasi ABC - VEN dan perhitungan Safety Stock. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui wawancara, observasi, serta analisis data sekunder berupa laporan penggunaan dan anggaran obat periode Januari - Desember 2025. Penelitian menunjukkan bahwa dari 352 item obat berdasarkan analisis ABC terdapat 39 item kelompok A yang menyerap anggaran terbesar yaitu 69,56%, kelompok B sebesar 20,39% dan kelompok C sebesar 10,05%. Berdasarkan analisis VEN kelompok Vital (V) sebanyak 3 item obat atau 0,85%, kelompok Essential (E) mendominasi dengan 329 item obat atau 93,47%, dan kelompok Non-essential (N) sebanyak 20 item obat atau 5,68%. Hasil kombinasi ABC - VEN menunjukkan kelompok Prioritas (P) sebanyak 3 item obat atau 0,85%, kelompok Utama (U) mendominasi sebanyak 329 item obat atau 93,47% dan kelompok Tambahan (T) sebanyak 20 item obat atau 5,68%. Safety Stock menunjukkan Kalsium Laktat memiliki nilai tertinggi sebesar 894 unit per hari dan 6.273 unit per minggu, Parasetamol sebesar 877 unit per hari dan 6.158 unit per minggu. sedangkan obat dengan penggunaan rendah hanya memerlukan sekitar 4 unit. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi penggunaan obat maka semakin besar stok pengaman yang diperlukan untuk mencegah kekosongan obat.
References
Asthariq, M., Nasution, W., Lestari, S., & Nasution, R. (2021). Analysis of Implementation of Drug Inventory Control Using Abc-Eoq-Rop-Ss Method At Arun Hospital Lhokseumawe. International Journal of Health and Pharmaceutical, 2(4), 684 691.
Baybo, M. P., Lolo, W. A., Jayanti, M. (2022). Analisis Pengendalian Persediaan Obat Di Puskesmas Teling Atas. Pharmacy Medical Journal (PMJ), 5(1), 7-13.
Darmawan, N.W., Peranginangin, J.M, dan Herowati, R. 2021. Analisis Pengendalian Persediaan Obat BPJS Kategori A (Always) dan E (Esensial) dengan Menggunakan Metode ABC, VEN, dan EOQ di IFRS Bhayangkara Tingkat III Nganjuk. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research. 1. 20–32.
Fatimah, G., Gani, S. A., & Siregar, C. A. (2022). Pengendalian persediaan obat dengan metode ABC, VEN dan EOQ di Apotek Medina Lhokseumawe. Industrial Engineering Journal, 11(1).
Goyal, V., Anand, H., Siddharth, V., Koushal, V. K. (2016). Lead time in Drug Procurement: A Study of Tertiary Care Teaching Hospital of North India. International Journal of Research Foundation of Hospital and Healthcare Administration, 4(1), 16-19.
Haryani, S., Yuristiawan, & Oktorina, M.N. (2022). Evaluasi Perbekalan Farmasi Dengan Metode Analisa ABC, VEN Dan Kombinasi ABCVEN Di RSUP Fatmawati Periode Januari-Desember 2020. Edu Masda Journal. 6(2).
Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kemenkes RI.
Kemenkes RI. (2023). Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI 2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Pedoman Penyusunan Rencana Kebutuhan Obat dan Pengendalian Persediaan Obat di Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Maharani, H. A. (2022). Analisis Pengendalian Persediaan Obat Menggunakan Metode Abc, Safety Stock, Eoq, Dan Rop Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Pemerintah Di Jakarta. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1-12.
Sholikhah, Nisaatus. M., Megasari, Y. dan Pradana, M. S. (2022). Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Obat Terlaris Pada Apotek Zakky. UJMC (Jurnal Matematika dan Ilmu Komputer Unisda), 8(2), 31-38.