Etnofarmasi dan Potensi Fitoterapi Tanaman Obat Masyarakat Adat Akur Sunda Wiwitan Garut
Keywords:
Etnofarmasi, Fitoterapi, Garut, Sunda Wiwitan, Obat TradisionalAbstract
Pemanfaatan tanaman obat merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Indonesia yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi alternatif dalam sistem pengobatan tradisional. Salah satu daerah yang masih melestarikan kearifan lokal tersebut berada di Kabupaten Garut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi jenis-jenis tanaman obat yang digunakan masyarakat adat Akur Sunda Wiwitan di Kampung Pasir, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, serta menggali potensi fitoterapi yang terkandung di dalamnya. Metode pendekatan kualitatif dilakukan dengan teknik purpose sampling melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan tokoh adat yang memiliki pengetahuan tradisional mengenai tanaman obat. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan frekuensi penggunaan terdapat tujuh jenis tanaman yang paling sering digunakan, yaitu daun binahong (Anredera cordifolia), daun babadotan (Ageratum conyzoides), daun ki urat (Plantago major), rimpang temulawak (Curcuma zanthorrhiza), daun salam (Syzygium polyanthum), daun nangka (Artocarpus heterophyllus), dan daun pucuk jambu biji (Psidium guajava). Tanaman-tanaman tersebut digunakan untuk mengobati penyakit maag, hipertensi, dan diare. Berdasarkan telaah pustaka, seluruh tanaman tersebut mengandung senyawa bioaktif seperti fenol, flavonoid, saponin, dan tanin yang terbukti memiliki aktivitas farmakologi sesuai dengan penggunaannya secara tradisional. Hasil penelitian ini memperkuat bahwa praktik etnofarmasi di masyarakat adat Akur Sunda Wiwitan memiliki dasar ilmiah yang kuat serta berpotensi dikembangkan menjadi produk fitoterapi berbasis kearifan lokal.
References
Aditya, A. et al. (2025) ‘Ethnocultural Linguistic Study of the Concept of Nationality in the Sunda Wiwitan Community of Kampung Pasir Garut’, JAMASAN: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(1), pp. 19–37.
Adiyasa, M.R. and Meiyanti, M. (2021) ‘Pemanfaatan obat tradisional di Indonesia: distribusi dan faktor demografis yang berpengaruh’, Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 4(3), pp. 130–138. Available at: https://doi.org/10.18051/jbiomedkes.2021.v4.130-138.
Ainurrafiq et al (2019) ‘The Indonesian Journal of Health Promotion Open Access Terapi Non Farmakologi dalam Pengendalian Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: Systematic Review Non Pharmacological Therapy in Blood Pressure Control in Hypertensive Patients: Systematic Review’, Mppki, 2(3), pp. 192–199. Available at: https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3.
Aizah, S., Risnasari, N. and Listyawati, N. (2022) ‘Efektivitas Penggunaan Rebusan Tumbukan Daun Jambu Biji Untuk Menurunkan Frekuensi Diare Pada Anak’, Jurnal EDUNursing, 6(1), pp. 20–24. Available at: http://journal.unipdu.ac.id.
Arifin, H., Wijaya, R.J. and Rizal, Z. (2014) ‘Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera Cordifolia (Ten.) Steenis Terhadap Ph Dan Tukak Lambung Pada Tikus Putih Betina’, Jurnal Farmasi Higea, 6(1), pp. 28–45.
Cahyaningsih, E. et al. (2022) ‘Efektivitas Pengobatan Tanaman Herbal dan Terapi Tradisional untuk Penyakit Tulang dan Persendian’, Usadha, 2(1), pp. 51–64. Available at: https://doi.org/10.36733/usadha.v2i1.5596.
Dafriani, P. (2016) ‘Pengaruh Rebusan Daun Salam (Syzigium Polyanthum Wight Walp) terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi’, Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 7(2), pp. 25–34.
Darni, J. et al. (2024) ‘Potensi Teh Rambut Jagung Ketan (Zea mays L.) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Antihipertensi’, Jurnal Gizi, Pangan dan Aplikasinya, 8(1), pp. 19–30. Available at: https://doi.org/10.21580/ns.2024.8.1.15300.
Farida, Y., Rahmat, D. and Widia Amanda, A. (2018) ‘Uji Aktivitas Antiinfl amasi Nanopartikel Ekstrak Etanol Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dengan Metode Penghambatan Denaturasi Protein (Anti-Infl ammation Activity Test of Nanoparticles Ethanol Extract of Temulawak Rhizome (Curcuma xanthorr’, Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 16(2), pp. 225–230.
Fitriyah, N. et al. (2013) ‘Obat Herbal Antibakteri Ala Tanaman Binahong’, Jurnal KesMaDaSka-Juli, pp. 116–122.
Hamzah, H., Mursalim, M. and Sapril, S. (2022) ‘Studi Etnofarmasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Suku Buton Sub Etnis Kalende, Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara’, Jurnal Sains dan Kesehatan, 1(2), pp. 18–29. Available at: https://doi.org/10.57151/jsika.v1i2.52.
Hilaliyah, R. (2021) ‘Pemanfaatan Tumbuhan Liar Bandotan (Ageratum conyzoides L.) sebagai Obat Tradisional dan Aktivitas Farmakologinya’, Bioscientiae, 18(1), p. 28. Available at: https://doi.org/10.20527/b.v18i1.4065.
Indarto, I. et al. (2019) ‘Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Binahong Terhadap Propionibacterium Acnes’, Biosfer: Jurnal Tadris Biologi, 10(1), pp. 67–78. Available at: https://doi.org/10.24042/biosfer.v10i1.4102.
Khikmah, N. and Nurhidayati, F.A. (2024) ‘Efektifitas Sari Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Sebagai Antibakteri Pada Escherichia Coli’, Jurnal Analis Laboratorium Medik, 9(2), pp. 145–152. Available at: https://doi.org/10.51544/jalm.v9i2.5433.
Kurnia, K.A. et al. (2020) ‘Khasiat daun jambu biji sebagai antidiare’, Health Science Growth Journal, 5(2), pp. 43–57.
Loilatu, M.F. et al. (2024) ‘Etnomedisin Tumbuhan Obat untuk Mengobati Penyakit Hipertensi oleh Pengobat Tradisional di Kecamatan Ambalau Kabupaten Buru Selatan’, SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi Dan Kesehatan, 3(2), pp. 107–118. Available at: https://doi.org/10.55681/saintekes.v3i2.170.
Lukitaningtyas, D. and Cahyono, E.A. (2023) ‘Hipertensi: Artikel Review’, JURNAL PENGEMBANGAN ILMU DAN PRAKTIK KESEHATAN, 2(4), pp. 31–41.
Novriana, D. et al. (2024) ‘Ethnobotany Study of Medicinal Plants of Lampung Tribe in Pekon Margakaya, Pringsewu District, Pringsewu Regency’, Indonesian Journal of Biological Pharmacy, 4(3), pp. 137–151.
Nurwanti, R. et al. (2024) ‘Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis’, Jurnal Promotif Preventif, 7(3), pp. 642–650.
Ragheb, E.M., Ibrahem, E.S. and Shalaby, R.A. (2021) ‘Potential Protective Effects of Plantago major Extracts against Indomethacin-Induced Gastric Ulcer in Rats’, Egyptian Journal of Nutrition and Health, 16(1), pp. 1–20. Available at: https://doi.org/10.21608/ejnh.2021.194452.
Saranani, S. et al. (2021) ‘Studi Etnomedisin Tanaman Berkhasiat Obat Hipertensi di Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara’, Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 7(1), pp. 60–82.
Sinaga, M.D. and Fajrin, A.A. (2022) ‘Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Asam Lambung Pada Orang Dewasa Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis Web’, Jurnal Comasie, 07(07), pp. 27–35. Available at: http://ejournal.upbatam.ac.id/index.php/comasiejournal.
Siregar, R.S. et al. (2020) ‘Pemanfaatan Tanaman Obat Tradisional’, Seminar of Social Sciences Engineering & Humaniora, pp. 385–391.
Suhendy, H. (2019) ‘Aktivitas Immunomodulator Ekstrak Etanol Daun Babadotan [Ageratum Conyzoides (L.)] Terhadap Mencit Jantan Galur Swiss Webster’, Journal of Pharmacopolium, 2(1), pp. 9–14. Available at: https://doi.org/10.36465/jop.v2i1.466.
Susaldi, Rahayu, P. and Rista Okstoria, M. (2023) ‘Penerapan Senam Hipertensi dan Rebusan Air Daun Salam untuk Hipertensi’, Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas, 02(02), pp. 182–189.
Susanti, L.D. et al. (2024) ‘Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Tanggulangin. DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat’, 6(2).
Syamsudin, R.A.M.R. et al. (2019) ‘Temulawak Plant (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) As A Traditional Medicine’, Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 10(1), pp. 51–65. Available at: www.journal.uniga.ac.id.
Titik Wijayanti, Nurmala Hindun and Erfitra Rezqi Prasmala (2023) ‘Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Pekarangan Taman Dasawisma RT 37 Perumahan Green View Regency Malang’, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 3(3), pp. 131–141. Available at: https://doi.org/10.55606/jpkmi.v3i3.2430.
Tuhumuri, E. et al. (2025) ‘B A K T I : Penguatan Pengetahuan Masyarakat Desa Allang Asaude, Kabupaten Seram Bagian Barat tentang Tumbuhan Berkhasiat Obat Strengthening the Knowledge of Allang Asaude Village Community, West Seram Regency about Medicinal Plants’, BAKTI: J. Peng. kpd Mas, 5(1), p. 2025.