Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Bawang Putih Segar dan Bawang Hitam (Allium Sativum L.,) pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus L.,) Yang Diinduksi Karagenan

Authors

  • Deden Winda Suwandi Program Studi Farmasi, Universitas Garut, Garut, Indonesia
  • Firman Nugraha Wijaya Program Studi Farmasi, Universitas Garut, Garut, Indonesia
  • Neng Fisheri Kurniati Program Studi Farmasi, Institut Teknologi Bandung, Bandung, Indonesia

Keywords:

Bawang putih, bawang hitam, antiinflamasi, karagenan, edema

Abstract

Latar Belakang: Inflamasi merupakan respons fisiologis tubuh terhadap kerusakan jaringan yang ditandai dengan pembentukan edema akibat pelepasan berbagai mediator inflamasi. Penggunaan obat antiinflamasi sintetik dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif dari bahan alam. Bawang putih (Allium sativum L.) dan bawang hitam diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol bawang putih dan bawang hitam terhadap edema telapak kaki tikus putih yang diinduksi karagenan serta menentukan dosis yang paling efektif. Metode: Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode induksi karagenan pada telapak kaki tikus putih (Rattus norvegicus). Hewan uji dibagi menjadi beberapa kelompok, yaitu kelompok kontrol positif yang diberi natrium diklofenak 50 mg/70kgBB, kelompok ekstrak etanol bawang putih dosis 100 dan 300 mg/kgBB, serta kelompok ekstrak etanol bawang hitam dosis 100 dan 300 mg/kgBB. Pemberian perlakuan dilakukan secara oral. Pengukuran volume edema dilakukan setiap 1 jam selama 6 jam dan dilanjutkan pada jam ke-24 setelah induksi karagenan. Parameter yang diamati adalah persentase peradangan dan persentase inhibisi edema pada telapak kaki tikus. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bawang putih maupun bawang hitam mampu menurunkan volume edema telapak kaki tikus yang diinduksi karagenan. Persentase inhibisi rata-rata pada ekstrak etanol bawang putih dosis 100 dan 300 mg/kgBB masing-masing sebesar 41,49% dan 43,60%, sedangkan pada ekstrak etanol bawang hitam dosis 100 dan 300 mg/kgBB masing-masing sebesar 39,70% dan 46,03%. Berdasarkan hasil pengamatan dan analisis efektivitas dosis, ekstrak etanol bawang hitam maupun bawang putih adalah dosis 100 mg/kgBB menunjukkan dosis efektif sebagai antiinflamasi.

References

Moulia MN, Syarief R, Iriani ES, Kusumaningrum HD, Suyatma NE. Antimikroba Ekstrak Bawang Putih. J Pangan. 2018;27(1):55–66.

HERNAWAN UE, SETYAWAN AD. REVIEW: Organosulphure compound of garlic (Allium sativum L.) and its biological activities. Biofarmasi J Nat Prod Biochem. 2003;1(2):65–76.

Sukmawati S, Yuliet Y, Hardani R. Uji Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Pisang Ambon (Musa Paradisiaca L.) Terhadap Tikus Putih (Rattus Norvegicus L.) Yang Diinduksi Karagenan. J Farm Galen (Galenika J Pharmacy). 2015;1(2):126–32.

Achmad ER, Yuliet Y, Kusumawati L. Uji Aktivitas Antiinflamasi Kombinasi Dekokta Akar Beluntas (Pluchea Indica L.) Dan Infusa Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Terhadap Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Karagenan. J Farm Galen (Galenika J Pharmacy). 2015;1(2):121–5.

Selly Septi Fandinata IE. MANAGEMENT TERAPI PADA PENYAKIT DEGENERATIF. Reny R, editor. Gresik: Graniti; 2020. 3–41 p.

Xiao F, Xu T, Lu B, Liu R. Guidelines for antioxidant assays for food components. Food Front. 2020;1(1):60–9.

Isrul M, Dewi C, Wahdini V. Uji Efek Antiinflamasi Infusa Daun Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus) Yang Diinduksi Karagenan. J Mandala Pharmacon Indones. 2020;6(2):97–103.

Padmasari P., Astuti K., Warditiani N. Skrining fitokimia ekstrak etanol 70% rimpang bangle (z. J Farm Udayana. 2013;2(4):1–7.

Sastrawan IN, Sangi M, Kamu V. Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Biji Adas (Foeniculum Vulgare) Menggunakan Metode Dpph. J Ilm Sains. 2013;13(2):110.

Nainggolan M, Ahmad S, Pertiwi D, Nugraha SE. Penuntun Dan Laporan Praktikum Fitokimia. Univ Sumatera Utara. 2019;1–58.

Sari RP, Laoli MT. Fitokimia Serta Analisis Secara Klt ( Kromatografi Lapis Tipis ) Daun Dan Kulit. 2019;2(2):59–68.

Saputri FC, Zahara R. Uji Aktivitas Anti-Inflamasi Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum americanum L.) pada Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Karagenan. Pharm Sci Res. 2016;3(3):107–19.

Suwandi DW, Renggana H, Subarnas A, Rostinawati T, Muchtaridi M, Sadino A. Analgesic and anti-inflammatory activities of the extract of Polypodium feei mett roots. 2025;15(2):189–96.

Oqal M, Qnais E, Alqudah A, Gammoh O. Analgesic effect of the flavonoid herbacetin in nociception animal models. Eur Rev Med Pharmalogical Sci. 2023;27:11236–48.

Kendenan M, Ali Z, Kurniati N, Saleh I, Ilmu D, Dalam P, et al. Efektifitas Pemberian Ekstrak Bawang Putih Terhadap Penurunan Kadar Interleukin-6 Serum dan Dialisat pada Pasien Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis Pendahuluan Pada Annual Report -nya United States gagal ginjal tertinggi berada di tahun 2017 Data da. Sriwij J Med. 2021;4(2):131–7.

Recinella L, Gorica E, Chiavaroli A, Fraschetti C, Filippi A, Cesa S, et al. Anti-Inflammatory and Antioxidant Effects Induced by Allium sativum L. Extracts on an Ex Vivo Experimental Model of Ulcerative Colitis. Foods. 2022;11:2–20.

Suwandi DW, Rostinawati T, Muchtaridi M, Subarnas A. In vitro evaluation of selligueain A effects on the pro- inflammatory mediators production in RAW264 . 7 murine macrophages. 2021;10(3):313–8.

Nurhasanah I, Ratnasari F, Winarni LM, Tinggi S, Kesehatan I. Literature Review : Kandungan Bawang Hitam Sebagai Rekomendasi Pencegahan Infeksi Ibu Postpartum. J Mitra Kencana Keperawatan dan Kebidanan. 2021;5(2):9–17.

Gulcin İ, Alwasel SH. DPPH Radical Scavenging Assay. Processes. 2023;11(8).

Rohmah J. Antioxidant Activities Using Dpph, Fic, Frap, And Abts Methods From Ethanolic Extract Of Lempuyang Gajah Rhizome (Zingiber zerumbet (L.) Roscoeex Sm.). J Kim Ris. 2022;7(2):152–66.

Downloads

Published

2026-09-01