STRATEGI PEMERIKSAAN KELAINAN REFRAKSI DAN EDUKASI KESEHATAN MATA DALAM PROGRAM DESA SEHAT MATA DI DUSUN MERTOSANAN KULON, KABUPATEN BANTUL

Authors

  • Sri Wahyu Budoyo Kusumo Akademi Optometri Yogyakarta, Indonesia
  • Ardhitya Furqon Wicaksono Akademi Optometri Yogyakarta, Indonesia
  • Judiantono Akademi Optometri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36465/jupemas.v6i2.1625

Keywords:

Kesehatan mata , kelainan refraksi , Desa Sehat Mata (DESAMA) , edukasi kesehatan , kacamata gratis

Abstract

Program Desa Sehat Mata (DESAMA) merupakan inisiatif pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan akses terhadap layanan kesehatan mata di daerah pedesaan, khususnya Dusun Mertosanan Kulon, Kabupaten Bantul. Program ini bertujuan mengatasi berbagai kendala seperti terbatasnya akses layanan, kurangnya pengetahuan masyarakat, serta faktor ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif cross-sectional dengan melibatkan 49 peserta yang mengikuti pemeriksaan mata dan edukasi kesehatan mata. Program DESAMA terdiri dari tiga komponen utama yaitu pemeriksaan kelainan refraksi, edukasi kesehatan mata, dan pemberian kacamata gratis. Pemeriksaan meliputi deteksi miopia, hipermetropia, astigmatisme, dan presbiopia dengan menggunakan autorefraktor dan trial lens. Metode pelaksanaan mencakup pendaftaran peserta, pemeriksaan objektif dengan autorefraktor, pemeriksaan subjektif menggunakan trial lens, serta distribusi kacamata berdasarkan hasil pemeriksaan. Sebanyak 49 peserta mengikuti kegiatan ini, dengan komposisi 71% perempuan dan 29% laki-laki. Sebagian besar peserta berusia di atas 50 tahun (47%), menunjukkan antusiasme tinggi dari kelompok lansia. Miopia ditemukan sebagai kelainan paling umum (23%), diikuti presbiopia (21%), serta kombinasi hipermetropia/presbiopia (21%) dan miopia/presbiopia (13%). Banyak peserta mengalami lebih dari satu jenis kelainan refraksi, menunjukkan perlunya penanganan yang lebih kompleks. Seluruh peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Kesimpulannya, program DESAMA berhasil meningkatkan kesadaran dan memberikan akses layanan kesehatan mata yang terjangkau. Model ini dapat direplikasi di wilayah pedesaan lain sebagai upaya menurunkan angka gangguan penglihatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

References

American Academy of Ophthalmology. (2020). Refractive errors. https://www.aao.org/eye-health/diseases/refractive-errors

American Optometric Association. (2020). Comprehensive eye and vision examination. St. Louis: AOA.

American Optometric Association. (2020). Presbyopia: Clinical update. Optometry and Vision Science. https://www.aoa.org

Holden, B. A., Fricke, T. R., Wilson, D. A., Jong, M., Naidoo, K. S., Sankaridurg, P., ... & Resnikoff, S. (2016). Global prevalence of myopia and high myopia and temporal trends from 2000 through 2050. Ophthalmology, 123(5), 1036–1042. https://doi.org/10.1016/j.ophtha.2016.01.006

International Agency for the Prevention of Blindness. (2020). Vision atlas. https://www.iapb.org

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Gangguan Penglihatan dan Pendengaran.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Riset Kesehatan Nasional (Riskesnas) 2021. Jakarta: Kemenkes RI. http://www.kemkes.go.id

Lanca, C., & Saw, S. M. (2020). The association between digital screen time and myopia: A systematic review. Ophthalmic & Physiological Optics, 40(2), 216–229. https://doi.org/10.1111/opo.12657

Morgan, I. G., Ohno-Matsui, K., & Saw, S. M. (2023). Global trends in myopia prevalence and risk factors: A systematic review. Ophthalmology, 130(3), 355–367. https://doi.org/10.1016/j.ophtha.2022.11.005

National Eye Institute. (2019). Facts about presbyopia. https://www.nei.nih.gov/learn-about-eye-health/eye-conditions-and-diseases/presbyopia

Vision Impact Institute. (2021). The impact of vision loss on quality of life. https://www.visionimpactinstitute.org

Wong, Y. L., Chan, H. H. L., & Leung, G. Y. K. (2021). Outdoor activity and myopia progression: Meta-analysis of randomized trials. JAMA Ophthalmology, 139(2), 183–190. https://doi.org/10.1001/jamaophthalmol.2020.5875

World Health Organization. (2019). World report on vision. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2021). Blindness and vision impairment. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/blindness-and-visual-impairment

World Health Organization. (2021). Universal eye health: A global action plan 2014–2019. https://www.who.int

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Kusumo, S. W. B., Ardhitya Furqon Wicaksono, & Judiantono. (2025). STRATEGI PEMERIKSAAN KELAINAN REFRAKSI DAN EDUKASI KESEHATAN MATA DALAM PROGRAM DESA SEHAT MATA DI DUSUN MERTOSANAN KULON, KABUPATEN BANTUL. Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas), 6(2), 238–246. https://doi.org/10.36465/jupemas.v6i2.1625

Issue

Section

Articles

Citation Check