PROFIL PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS MAKALE KECAMATAN MAKALE KABUPATEN TANA TORAJA SULAWESI SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.36465/jop.v7i3.1356Abstract
ABSTRACT
Drug management is a series in health development that involves several aspects, namely planning, requesting, receiving, storing, distributing, destroying and withdrawing, controlling, administering, monitoring and evaluating. The purpose of this study was to determine the profile of drug management at the Makale Health Center, Makale District, Tana Toraja Regency, South Sulawesi and its compliance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 74 of 2016 concerning Pharmaceutical Service Standards at Health Center. This research is descriptive, data collection through observation, document review and interviews with the person in charge of the Makale Health Center pharmacy. The results showed that the suitability value of drug management in the aspects of planning, requesting, receiving, storing, distributing, destroying and withdrawing, controlling, administering, monitoring and evaluating was 100%. This indicates that drug management at the Makale Health Center has met the Pharmaceutical Service Standards at the Health Center.
Keywords: Drug Management, Makale Health Center.
ABSTRAK
Pengelolaan obat merupakan suatu rangkaian dalam pembangunan kesehatan yang menyangkut beberapa aspek yakni perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan dan penarikan, pengendalian, administrasi, pemantauan dan evaluasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil pengelolaan obat di Puskesmas Makale Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan dan kesesuaiannya terhadap Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Penelitian ini bersifat deskriptif, pengumpulan data melalui observasi, telaah dokumen dan wawancara dengan penanggung jawab farmasi Puskesmas Makale. Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai kesesuaian pengelolaan obat pada aspek perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan dan penarikan, pengendalian, administrasi, pemantauan dan evaluasi adalah 100%. Hal ini mengindikasikan bahwa pengelolaan obat di Puskesmas Makale telah memenuhi Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.
Kata Kunci : Pengelolaan Obat, Puskesmas Makale.
References
Revina Nurma Khairani, Elmiwati Latifah, Ni made Ayu Septiyaningrum. 2021. Evaluasi Obat Kadaluwarsa, Obat Rusak dan Stok Mati di Puskesmas Wilayah Magelang. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian indonesia Vol. 8 No. 1
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.
Asnawi, R, Febi , K.K., Franckie, R>R>M. 2019. Analisis Manajemen Pengelolaan Obat di Puskesmas Waloong. Jurnal Kesmas, 8 (6) : 306-315.
Nurniati, L., Lestari, H & Lisnawaty. 2016. Studi Tentang pengelolaan Obat di Puskesmas Buranga Kabupaten Wakatobi. Jurnal ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. 1 (1) : 9.
Pasal Syarif A. 2016. Farmakologi dan Terapi edisi VI. Jakarta: Bagian Farmakologi FKUI.
Republik Indonesia. 2009. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.
Tuda, I., Tampa’i, R., Maarisit, W., & Sambou, C. (2020). Evaluasi Penyimpanan Obat Di Instalasi Farmasi Uptd Puskesmas Tuminting. Biofarmasetikal Tropis, 3(2), 77–83. https://doi.org/10.55724/j.biofar.trop.v3i2.288





