Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled

Authors

  • Siti Yayat Hayatin Program Studi DIII Farmasi, Politeknik Mitra Karya Mandiri Brebes , Indonesia
  • Dwi Yuliani Program Studi DIII Farmasi, Politeknik Mitra Karya Mandiri Brebes , Indonesia
  • Nur Setyaningsih Program Studi DIII Farmasi, Politeknik Mitra Karya Mandiri Brebes , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36465/jkbth.v26i2.1946

Keywords:

kepatuhan pasien, obat psikotropika, rasionalitas penggunaan obat, rawat jalan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat rasionalitas penggunaan obat psikotropika dan kepatuhan pasien rawat jalan di RSUD Waled, serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut/Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 86 pasien rawat jalan poli psikiatri yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penggunaan obat psikotropika yang tidak rasional dapat mempengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani terapi. Kepatuhan pasien rawat jalan dengan gangguan jiwa merupakan faktor penentu keberhasilan terapi jangka panjang. RSUD Waled sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Cirebon melayani sejumlah besar pasien psikiatri rawat jalan, sehingga evaluasi rasionalitas penggunaan obat dan korelasinya dengan kepatuhan pasien perlu dikaji secara komprehensif.Rasionalitas penggunaan obat dinilai berdasarkan kriteria WHO (tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, dan tepat pasien). Sebagian besar penggunaan obat psikotropika memenuhi kriteria rasional.sebanyak 77 pasien(89,5%) memiliki kepatuhan tinggi,sedangkan 9 pasien (10,5%) tidak patuh.Kepatuhan pasien diukur menggunakan Medication Adherence Rating Scale (MARS). Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Nilai p<0,05 dianggap bermakna secara statistik. Data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 26.0.Terdapat hubungan antara rasionalitas penggunaan obat psikotropika dengan kepatuhan pasien rawat jalan di Rsud Waled.Penggunaan obat yang rasional diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan terapi.

References

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Cuijpers, P. (2023). The WHO World Mental Health Report: A call for action. British Journal of Psychiatry, 222(6), 245–247. https://doi.org/10.1192/bjp.2023.39

Febrinasari, N., Arifin S., Abdur R., Aditya D.M. 2021. Penggunaan Obat Rasional (POR) Berdasarkan Indikator Pelayanan Kefarmasian Pada Puskesmas Di Semarang. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis (JFSP): Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Vol 7(1): 44-51.

Husna U.Y. 2025. Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Apoteker Terhadap Pharmaceutical Care. Majalah Farmaseutik: Universitas Gajah Mada, Volume 21(1) 2025: 110-116.

Jimmy, B., & Jose, J. (2011). Patient medication adherence: Measures in daily practice. Oman Medical Journal, 26(3), 155–159. https://doi.org/10.5001/omj.2011.38

Kemenkes RI. (2011). Pedoman Pelayanan Kefarmasian untuk Pasien Gangguan Jiwa. Direktorat Bina Farmasi Komunitas dan Klinik, Jakarta.

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Leucht, S., Leucht, C., Huhn, M., Chaimani, A., Mavridis, D., Helfer, B., & Davis, J. M. (2019). Sixty years of placebo-controlled antipsychotic drug trials in acute schizophrenia: Systematic review, Bayesian meta-analysis, and meta-regression of efficacy predictors. American Journal of Psychiatry, 174(10), 927–942. https://doi.org/10.1176/appi.ajp.2017.16121358

Mariana, D., Yuniati, T., & Prasetyo, B. (2021). Evaluasi rasionalitas penggunaan obat antipsikotik pada pasien skizofrenia rawat jalan. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 10(3), 182–191.

Nasreddine, Z. S., Phillips, N. A., Bédirian, V., Charbonneau, S., Whitehead, V., Collin, I., & Chertkow, H. (2005). The Montreal Cognitive Assessment, MoCA: A brief screening tool for mild cognitive impairment. Journal of the American Geriatrics Society, 53(4), 695–699.

Oliveira-Filho, A. D., Morisky, D. E., Neves, S. J., Costa, F. A., & de Lyra, D. P. Jr. (2019). The 8-item Morisky Medication Adherence Scale: Validation of a Brazilian–Portuguese version in hypertensive adults. Research in Social and Administrative Pharmacy, 10(3), 554–561

Stahl, S. M. (2021). Stahl’s Essential Psychopharmacology: Neuroscientific Basis andApplications (5th ed.). Cambridge University Press.

Velligan, D. I., Weiden, P. J., Sajatovic, M., Scott, J., Carpenter, D., Ross, R., & Docherty, J. P. (2017). The expert consensus guideline series: Adherence problems in patients with serious and persistent mental illness. Journal of Clinical Psychiatry, 70(Suppl 4), 1–46.

World Health Organization. (2022). Mental disorders. WHO Fact Sheets. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-disorders

World Health Organization. (2022). World mental health report: Transforming mental health for all. Geneva: WHO

Zulfikar, M., Rahmiati, L., & Oktaviani, D. (2020). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien skizofrenia di Poli Psikiatri RSJ Aceh. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 3(2), 121–130.

Downloads

Published

2026-08-10

How to Cite

Hayatin, S. Y., Yuliani, D., & Setyaningsih, N. (2026). Hubungan Rasionalitas Penggunaan Obat Psikotropika Dengan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Waled. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 26(2), 79–83. https://doi.org/10.36465/jkbth.v26i2.1946

Issue

Section

Artikel

Citation Check

Similar Articles

<< < 13 14 15 16 17 18 19 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.