Sosialisasi dan Pelatihan MPASI dan Pangan Bergizi Melalui Inovasi Nugget Berbahan Dasar Daun Kelor dan Bayam Merah Bernutrisi (KEMORI) di Desa Sepanjang Jaya Kota Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.36465/jupemas.v6i2.1764Keywords:
Complementary Foods, Moringa Leaves, Red Spinach, Nuggets, StuntingAbstract
Nutritional problems in toddlers including stunting, remain a health challenge in the community, particularly due to insufficient intake of nutrients from complementary foods (MPASI). One of the causes is low vegetable consumption among children, even though local vegetables such as moringa leaves and red spinach contain vitamins, minerals, plant-based protein, and antioxidants that are highly beneficial for children's growth and development. This activity aims to educate mothers of infants in Sepanjang Jaya Village, Bekasi City, about the importance of nutritious complementary foods through the KEMORI food innovation (nuggets made from moringa leaves and red spinach). The implementation methods include nutrition education sessions, screening of a video on nugget production, distribution of informational leaflets, and a product tasting session. The results of the activity, attended by 25 participants, showed an increase in knowledge about the nutritional content of local vegetables and the skills to process them into more appealing nuggets for children. In conclusion, the KEMORI innovation can serve as a healthy, practical, and nutritious alternative to complementary foods, while also promoting the use of local food ingredients for stunting prevention and improving the nutritional resilience of infants.
References
Al Arif, M. Y., Fitriani, A., Mursalin, B. A., Hidayat, G., Kenda, H. S. A., Virliana, L., Ramadhan, M. R., Latifah, R., Leviana, W., & Amrina, Z. (2025). Pemanfaatan Puding Daun Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Ringin Sari Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat. Swadaya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 18–27.
Alexandra, F. D., Augustina, I., & Frethernety, A. (2023). Pemberdayaan Ibu Dalam Pengolahan Dan Pemasaran MPASI Lokal Untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita Di Kelurahan Panarung. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 4(1), 78–84.
Angelina, S., Handayani, L., Ita, M., & Febrianti, F. (2024). Pemanfataan Bayam Merah (Amaranthus Tricolor L) Bahan Pangan Lokal Untuk Pencegahan Stunting pada Balita Di Desa Madu Sari. Jurnal Kebidanan Komunitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 16–22.
Anjarwati, A., Zalfa, S. A., Pramana, N. A. P., Ramadhani, F. E., Fredianto, A., & Riansyah, M. (2023). Pemanfaatan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Sebagai Alternatif Penurunan Stunting di Kelurahan Kademangan Probolinggo: Pemanfaatan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) Sebagai Alternatif Penurunan Stunting di Kelurahan Kademangan Probolinggo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 2526–2530.
Darlis, I., Khasanah, U., & Rusnita, R. (2024). Pemberian MP-ASI Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 0-59 Bulan. Journal of Health Education and Literacy, 6(2), 96–101.
Erianti, A., & Cholifah, S. (2025). Inovasi Pemberian Makanan Tambahan Nugget Patin Daun Kelor sebagai Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 7(2), 395–406.
Hayati, R., Mayani, N., Husna, R., & Sulaiman, I. (2023). Pengolahan Nugget Ayam dan Penerimaannya Melalui Uji Organoleptik di Desa Krueng Lam Kareung Kecamatan Indrapuri Aceh Besar. J Pengabdi Mahakarya Masyarakat Indonesia. 1 (1), 19-24(2023).
Hetharia, G., Dethan, J., Nubatonis, L. M., & Bunga, F. J. H. (2024). Abon Ikan dan Nugget Daun Kelor: Upaya Kreatif dalam Mengatasi Gizi Kurang pada Anak Balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Desa, 5(1), 34–39.
Karo, M. B., & Simanjuntak, F. M. (2025). PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN MENGKONSUMSI PUDING DAUN KELOR SEBAGAI INTERVENSI PENCEGAHAN STUNTING PADA REMAJA PUTRI. Jurnal Stunting Pesisir Dan Aplikasinya, 4(1), 54–64.
Kopa, M. T. A. I., Togubu, D. M., & Syahruddin, A. N. (2021). Hubungan Pola Pemberian MPASI dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan di Kabupaten Pangkep. Al Gizzai: Public Health Nutrition Journal, 1(2), 103–110.
Masitah, R. (2025). Peningkatan Ketepatan Jenis, Porsi Dan Tekstur Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Melalui Konseling dan Penyuluhan Gizi: Improving the Accuracy of Type, Portion and Texture of Complementary Breastfeeding (MPASI) Through Nutrition Education and Couns. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(1), 76–83.
Prasetyo, Y. B., Permatasari, P., & Susanti, H. D. (2023). The effect of mothers’ nutritional education and knowledge on children’s nutritional status: a systematic review. International Journal of Child Care and Education Policy, 17(1), 11.
Ramadhani, F. N., Djuwarno, E. N., & Yusuf, N. A. R. (2022). Upaya Peningkatan Status Gizi Anak sebagai Pencegahan Stunting di Desa Mongiilo Utara Bone Bolango. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 1(3), 85–91.
Rani, K. C., Jayani, N. I. E., & Darmasetiawan, N. K. (2021). Pelatihan pembuatan produk makanan berbasis daun kelor untuk pemenuhan gizi balita di Desa Bogo Bojonegoro. Aksiologiya, 5(3), 312–318.
Reubun, Y., & Reubun, Y. T. A. (2023). Uji Hedonik Sediaan Kombinasi Daun Kelor dan Temulawak Sebagai Formula Makanan Balita pada Model Penyakit Stunting: Hedonic Test Preparations Combination of Moringa Leaf and Curcuma as a Toddler Food Formula in the Stunting Disease Model. JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 15(1), 80–85.







