GAMBARAN KEBERADAAN DAN IDENTIFIKASI JENTIK NYAMUK Aedes sp DI SEKOLAH DASAR NEGERI KECAMATAN CIBEUREUM KOTA TASIKMALAYA
DOI:
https://doi.org/10.36465/jkbth.v25i2.1770Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan yang banyak terjadi di Indonesia, termasuk di lingkungan sekolah. Salah satu penyebabnya adalah keberadaan jentik nyamuk Aedes sp yang berkembang di tempat penampungan air (TPA) di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan jentik nyamuk, menghitung tingkat kepadatannya melalui HI, CI, BI, dan DF, serta mengetahui nilai Angka Bebas Jentik (ABJ) di sekolah dasar negeri wilayah Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif metode visual di 17 sekolah dasar. Hasil menunjukkan bahwa 15 sekolah (88,24%) ditemukan positif jentik dan 2 sekolah (11,76%) negatif. Dari total 341 TPA yang diperiksa, sebanyak 37 TPA dinyatakan positif. Nilai HI sebesar 88,23%, CI 10,85%, BI 217,64%, ABJ 11,76%, dan DF sebesar 7,3 maka keberadaan jentik nyamuk menunjukkan tingkat kepadatan tinggi. Jenis jentik yang ditemukan meliputi Aedes aegypti sebanyak 287 ekor (81,30%), Aedes albopictus sebanyak 46 ekor (13,03%), dan Culex sp sebanyak 20 ekor (5,66%). TPA yang paling banyak ditemukan dalam kondisi positif yaitu ember WC dan dispenser.






