PENGARUH PEMBERIAN BAHAN ALAM PADA PENGOBATAN DIABETES MELITUS DENGAN GLIBENKLAMID

Authors

  • Nur Muhamad Pangestu Akademi Farmasi Bumi Siliwangi, Bandung, Indonesia
  • Assyifa Asmanandilah Program Studi Farmasi, Akademi Farmasi Bumi Siliwangi, Indonesia
  • Della Fitri Andriani Program Studi Farmasi, Akademi Farmasi Bumi Siliwangi, Indonesia
  • Maharanti Tripani Program Studi Farmasi, Akademi Farmasi Bumi Siliwangi, Indonesia
  • Nofa Aliyah Program Studi Farmasi, Akademi Farmasi Bumi Siliwangi, Indonesia
  • Tubagus Akmal Program Studi Farmasi, Akademi Farmasi Bumi Siliwangi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36465/jop.v7i3.1375

Keywords:

Diabetes Mellitus, Glibenklamid, Bahan Alam

Abstract

Diabetes adalah kelainan metabolik heterogen yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, gangguan kerja insulin, atau keduanya. Salah satu pengobatan diabetes mellitus tipe 2 golongan antidiabetik yang paling banyak digunakan adalah golongan sulfonilurea yaitu glibenklamid yang jumlahnya mencapai 29,9% serta bekerja dengan cara merangsang sel β pankreas untuk mengeluarkan insulin. Tujuan dari review  jurnal ini adalah untuk membandingkan efektivitas pengobatan diabetes mellitus secara obat sintesis yaitu glibenklamid dengan obat herbal yaitu Daun salam (Syzygium Polyanthum Wight), Daun Tamoenju (Hibiscus Syrattensis L), Daun Senggani (Melastomapolyanthum .Bl), Daun Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.F.)Ness), Daun Ramania (Bouea macrophylla Griffith), Daun Sirsak (Annona muricata L), Biji Habbatussauda (Nigella sativa), Lidah Buaya (Aloe vera), Ekstrak Etanol Meniran (Phyllanthus niruri L.), Biji Mahoni (Swietenia mahogani (L.) Jacq. Berdasarkan hasil perbandingan beberapa kombinasi obat herbal dan glibenklamid, kombinasi dari ekstrak daun salam dan glibenklamid dapat membantu mengontrol kadar glukosa darah yang tinggi dan lebih efektif daripada obat herbal lainnya.

References

Y. Xiao, L. Zheng, X. Zou, J. Wang, J. Zhong, and T. Zhong, “Extracellular vesicles in type 2 diabetes mellitus: key roles in pathogenesis, complications, and therapy,” J. Extracell. Vesicles, vol. 8, no. 1, 2019, doi: 10.1080/20013078.2019.1625677.

F. Milita, S. Handayani, and B. Setiaji, “Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II pada Lanjut Usia di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018),” J. Kedokt. dan Kesehat., vol. 17, no. 1, p. 9, 2021, doi: 10.24853/jkk.17.1.9-20.

A. F. Esperanza, L. Pratiwi, and S. Rizkifani, “Jurnal Sains dan Kesehatan,” J. Sains dan Kesehat., vol. 5, no. 4, pp. 486–491, 2023.

J. Pharmacia et al., “Uji Aktifitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Biji Gorek ( Caesalpinia bonducella ( L .) Roxb .) Pada Mencit ( Mus muscullus ) Jantan Yang Diinduksi Aloksan Antidiabetic Activity Test of Ethanol Seed Extract of Gorek ( Caesalpinia bonducella ( L .) Roxb .) in,” vol. 1, no. 5, 2022.

L. Sirumapea, P. S. Studi, and S. Tinggi Ilmu Farmasi Bhakti Pertiwi Palembang, “Pengembangan Analisa Selektif Glibenklamid Untuk Pemantauan Terapi Diabetes Melitus Menggunakan Polimer Bercetakan Molekul,” Anal. Anal. Environ. Chem., vol. 8, no. 02, pp. 24–33, 2023, [Online]. Available: http://dx.doi.org/10.23960/aec.v8i2.2023Anal.Environ.Chem.

O. Mashinchian, M. Johari-Ahar, B. Ghaemi, M. Rashidi, J. Barar, and Y. Omidi, “Impacts of quantum dots in molecular detection and bioimaging of cancer,” BioImpacts, vol. 4, no. 3, pp. 149–166, 2014, doi: 10.15171/bi.2014.008.

S. Alam, M. K. Hasan, S. Neaz, N. Hussain, M. F. Hossain, and T. Rahman, “Diabetes Mellitus: Insights from Epidemiology, Biochemistry, Risk Factors, Diagnosis, Complications and Comprehensive Management,” Diabetology, vol. 2, no. 2, pp. 36–50, 2021, doi: 10.3390/diabetology2020004.

V. Mierza, D. Chennia Lau, D. Ravika Hadjami, T. Cinta Amelia, and M. Galuh Ryandha, “Studi Potensi Tanaman Herbal Indonesia sebagai Antidiabetes pada Penderita Diabetes Tipe 2,” J. Pharm. Sci., vol. 6, no. 2, pp. 529–540, 2023, [Online]. Available: https://www.journal-jps.com

N. Hikmah, Yuliet, and K. Khaerati, “PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SALAM ( Syzygium polyanthum Wight .) TERHADAP GLIBENKLAMID DALAM MENURUNKAN KADAR DIINDUKSI ALOKSAN,” J. Pharm., vol. 2, no. 1, pp. 24–30, 2016.

R. Triani, R. Pitopang, and Yuliet, “Antidiabetic effect of Hibiscus surattensis L leaf extract with glucose tolerance test and alloxan induced diabetic mice (Mus musculus),” Biocelebes, vol. 9, no. 1, pp. 28–33, 2015.

S. Widyastuti, S. Usman, and D. Rahayu, “Uji Efektivitas Antidiabetik Kombinasi Ekstrak Daun Senggani (Melastomapolyanthum .Bl) dan Glibenklamid dalam Menurunkan Kadar Glukosa Darah pada Mencit (Mus Musculus),” J. Sains dan Kesehat., vol. 4, no. 3, pp. 262–267, 2022, doi: 10.25026/jsk.v4i3.1028.

D. I. . R. H. J. Dzulfikri, “Perbandingan Efek Ekstrak Etanol Daun Sukun Dengan Glibenklamid Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus Diabetes Melitus Yang Diinduksi Oleh Aloksa,” pp. 1–11, 2017.

K. I. Astut, F. Fitriyant, and H. Tjuthiyanda, “Effectiveness of a combination of ethanol extract of 70% ramania leaf (Bouea macrophylla Griffith) and glibenclamid with oral glucose tolerance method,” J. Ilm. Farm., vol. 01, no. 01, pp. 35–43, 2023, doi: 10.20885/jif.specialissue2023.art4.

S. Widiasari, A. Rahmi, Y. Kesuma, E. Zuhir, and D. Ramsky, “Pengaruh Pemberian Ekstrak Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata L.) dan Glibenklamid Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Pada Mencit Putih (Mus Muscullus) Yang Diinduksi Aloksan,” Collab. Med. J., vol. 7, no. 1, pp. 1–7, 2024.

F. Utomo, P. Jaya, and U. A. Siregar, “Pengaruh Penggunaan Kombinasi Habbatussauda (Nigella sativa) dan Glibenclamide pada Kadar Glukosa Darah,” J. Kedokt. dan Kesehat., vol. 19, no. 2, p. 157, 2023, doi: 10.24853/jkk.19.2.157-164.

I. K. D. I. Muliawan, “Efek pemberian kombinasi jus aloe vera dan glibenklamid terhadap penurunan kadar glukosa darah pada model tikus diabetes yang diinduksi dengan streptozotosin dan nikotinamid,” Intisari Sains Medis, vol. 10, no. 2, pp. 527–531, 2019, doi: 10.15562/ism.v10i2.532.

L. A. Hamidah, A. Rafsanjani, and P. Hariadi, “Kombinasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica L.) dengan Obat Anti Diabetik Oral (ADO) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Mencit,” Sinteza, vol. 2, no. 1, pp. 40–49, 2022, doi: 10.29408/sinteza.v2i1.4398.

K. W. L. V. I. D. R. A. S. Dionysius Andang Arif Wibawa, “Antihiperglikemik Kombinasi Minyak Biji Mahoni (Swietenia mahogani (L.) Jacq-Glibenklamid pada Tikus Diinduksi Aloksan,” J. Ilmu Kefarmasian Indones., vol. 15, no. 1, pp. 102–108, 2017.

Downloads

Published

2024-12-17

How to Cite

Pangestu, N. M., Asmanandilah, A., Fitri Andriani, D., Tripani, M., Aliyah, N., & Akmal, T. (2024). PENGARUH PEMBERIAN BAHAN ALAM PADA PENGOBATAN DIABETES MELITUS DENGAN GLIBENKLAMID. Journal of Pharmacopolium, 7(3), 45–57. https://doi.org/10.36465/jop.v7i3.1375

Issue

Section

Artikel

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.