Pola Makan dan Konsumsi Makanan Berisiko Pada Mahasiswa dengan Riwayat Gastritis di Universitas Pendidikan Indonesia
Dietary Patterns And Risky Food Consumption Among University Students With a History of Gastritis at Universitas Pendidikan Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.36465/jkbth.v26i1.1920Keywords:
gastritis, mahasiswa, makan berisiko, pola makanAbstract
Gastritis adalah salah satu gangguan saluran pencernaan yang umum terjadi pada mahasiswa, terutama akibat pola makan yang tidak teratur serta kebiasaan mengonsumsi makanan berisiko seperti makanan pedas, asam, dan minuman berkafein. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pola makan dan konsumsi makanan berisiko pada mahasiswa dengan riwayat di Universitas Pendidikan Indonesia Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik probability sampling, melibatkan 100 responden berusia 18-25 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang mencakup identitas responden, frekuensi dan porsi makan, keteraturan waktu makan, porsi karbohidrat, konsumsi makanan pedas, asam, minuman berkafein, alkohol, dan kebiasaan merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62% responden memiliki riwayat gastritis, mayoritas berjenis kelamin perempuan (83%), dan sebagian besar memiliki pola makan tidak teratur. Responden dengan riwayat gastritis lebih sering mengkonsumsi makanan pedas 3-4 kali per minggu, makanan asam 1-2 kali per minggu, dan minuman berkafein 1-4 kali per minggu dibandingkan kelompok tampa riwayat gastritis, Porsi makan karbohidrat pada kedua kelompok umumnya sedang, tetapi frekuensi makan dua kali per hari lebih banyak ditemukan pada kelompok gastritis. Kebiasaan merokok dilaporkan rendah pada kedua kelompok,, tetapi tetap menjadi faktor risiko potensial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola makan tidak teratur, tingginya konsumsi makanan berisiko, dan kebiasaan. merokok berkontribusi terhadap peningkatan risiko gastritis pada mahasiswa. Implikasi temuan ini menekankan perlunya program edukasi gizi di perguruan tinggi untuk mendorong keteraturan makan, membatasi konsumsi makanan pemicu, dan menghindari kebiasaan merokok guna menurunkan prevalensi gastritis.
References
Abulyatama, U. (2024). Faktor yang mempengaruhi terjadinya gastritis pada santriwati di Pesantren Al-Manar. Jurnal Keunggulan Kesehatan, 06(3), 26–33.
Andriani, E. A., Hikmawati, I., Handayani, D. Y., & Riyaningrum, W. (2025). Kebiasaan sarapan pagi dan konsumsi kopi terhadap risiko gejala gastritis. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(11), 1384–1391.
Anisman, I. W., Hamidi, N. S., & Sudiarti, P. E. (2025). Hubungan konsumsi makanan pedas dan minuman tinggi kafein dengan kejadian gastritis pada remaja di Desa Lubuk Sakat. Jurnal Pahlawan Kesehatan, 2(1), 515–521.
Asri, M. (2025). Merokok terhadap kejadian penyakit gastritis di Kecamatan Suli Kabupaten Luwu tahun 2024. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 1041–1048.
Audrey, M. A., & Ronoatmodjo, S. (2024). Hubungan antara partisipasi dalam pengambilan keputusan kesehatan perempuan dengan kehamilan yang tidak diinginkan. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 8(1).
Ayu Agustin, D., & Ali Hamid, M. (2024). Hubungan pola makan harian dengan kejadian gastritis pada pasien usia dewasa awal di wilayah kerja Puskesmas Rambipuji. Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier, 8(7), 2118–7303.
Gunawan, S. S., Hutajulu, S. A., Hastuty, W., Tamara, T. A., Rismaya, R., Batubara, S. Della, Siagian, Y. A., Rahmanda, V., & Utami, T. N. (2024). Gambaran pola makan pada penderita gastritis pada wilayah kerja Puskesmas Pembantu di Desa Rantau Panjang. Jurnal Keperawatan
Hermawan, S., Amrullah, J. F., Hadiyati, L., & Sulistiyawati, A. (2023). The relationship between diet and the incidence of gastritis of diploma nursing students at STIKes Dharma Husada in 2023. Jurnal Keperawatan, 1–24.
Ihsani, N., Raflianti, D., Dhiyaa Alkhairan, M., Suci Nugraha, N., & Biodiversitas dan Bioteknologi, J. (2024). Korelasi antara konsumsi makanan pedas dan asam dengan gejala asam lambung pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung. Biodiverse: Jurnal Biodiversitas Dan Bioteknologi, 1(2), 62–66.
Ilma, N., Savira, I., Kurniawan, A., Wardaningsih, F. K., & Fikri, K. (2021). Hubungan pola konsumsi makanan pedas dengan gastritis. Jambura Edu Biosfer Journal, 5(2), 48–55.
Imayani, S., CH, M., & Aritonang, J. (2019). Gastritis dan faktor-faktor yang berpengaruh (studi kasus kontrol) di wilayah kerja Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah tahun 2017. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 1(2), 132–144.
Jusuf, H., Adityaningrum, A., Yunus, R., Olahraga, F., Kesehatan, D., & Gorontalo, U. N. (2022). Determinan kejadian gastritis pada mahasiswa. Jambura Health and Sport Journal, 4(2), 108–118.
Mile, M. A., Suranata, F. M., & Rantiasa, I. made. (2020). Gambaran stres dan pola makan pada penderita gastroesophageal reflux disease (GERD) di wilayah kerja Puskesmas Ranomut Manado. Jurnal Kesehatan : Amanah Prodi Ners Universitas Muhammadiyah Manado, 4(1), 13–19.
Nindia Kumala Sinta Bela, Endang Widajati, & Rany Adelina. (2022). Hubungan konsumsi lemak hewani, makanan pedas, dan minuman tinggi kafein dengan kejadian gastritis pada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang. Jurnal Nutriture, 1(2), 21–28.
Nur Afida, U. (2023). Tingkat stres dan kekambuhan gastritis pada penderita gastritis di Desa Tlogowaru wilayah kerja Puskesmas Temandang. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(8), 1902–1908.
Nurrahmawati, S., Rahmayanti, Y., & Hayati, F. (2023). Hubungan pola makan dan perilaku merokok terhadap penderita gastritis di Puskesmas Kuta Baro. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(3), 169–175.
Shyfa Kesuma, F., Girsang, E., Nasution, A. N., Putri, R. V., & Anggraini, T. L. (2023). Gastritis in medical students: An analysis of contributing factors. Jurnal Kedokteran & Kesehatan Prima, 3(2), 117–122.
Sondang Manurung, Tri Mustikowati, R. R. (2022). Hubungan perilaku merokok dengan kejadian gastritis pada mahasiswa salah satu prodi Di Universitas Binawan. Jurnal Kesehatan Bhakti Husada, 8(1), 31–41.
Suryanti. (2019). Karakteristik Penderita dispepsia pada kunjungan rawat jalan praktek pribadi dr. Suryanti periode bulan Oktober-Desember 2018. Jurnal Menara Ilmu, 13(5), 1094–1100.
Suwindiri, Tiranda, Y., Ningrum, W., A., C. (2021). Faktor penyebab kejadian gastritis di Indonesia: Literature review. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), 1(2), 209–223.
Tilla, M., Zulfitri, R., Science, N., Program, S., Riau, U., & City, P. (2024). The relationship between diet and stress with gastritis symptoms in adolescents at integrated agricultural vocational schools. Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur, 2(2), 684–693.
Wijaya, I., Nur, N. H., & Sari, H. (2020). Hubungan gaya hidup dan pola makan terhadap kejadian syndrom dispepsia di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Makassar. Jurnal Promotif Preventif, 3(1), 58–68.






